Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Anak Muda Harus Kelola Keuangan Pribadi Lebih Cerdas

Ekonomi Virus Korona bank uob indonesia tips keuangan tips berinvestasi
Angga Bratadharma • 28 Desember 2020 12:02
Jakarta: TMRW, bank digital di ASEAN, mengundang anak muda Indonesia untuk mengungkapkan niat mereka memperbaiki manajemen keuangan dengan membuat ikrar dalam bentuk video TikTok. Tercatat setidaknya hampir 8.000 anak muda Indonesia turut serta.
 
Keikutsertaan anak muda tersebut melalui kampanye Pledge to Change yang diselenggarakan TMRW by UOB diharapkan dapat membantu mereka membuat keputusan finansial yang lebih cerdas dalam hal berbelanja dan menabung. Sudah waktunya anak muda lebih cerdas dalam mengelola keuangan.
 
Digital Bank Head UOB Indonesia Fajar Septrandi Maharjaya mengapresiasi dukungan dan antusiasme anak muda Indonesia yang berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Kampanye  Pledge to Change bertujuan meningkatkan kesadaran akan kecenderungan publik dalam mengatasi isolasi dan kelelahan karena covid-19 dengan berbelanja daring.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan dengan semakin banyaknya konsumen yang menyadari bahwa barang-barang yang mereka beli secara daring sebetulnya tidak diperlukan maka UOB membantu mereka untuk berbelanja dengan lebih cerdas serta menghindari perasaan menyesal setelah berbelanja.
 
"Kami berharap dapat membantu generasi muda Indonesia mencapai tujuan keuangan dan mendukung mereka untuk membangun hari esok yang lebih cerah," ungkap Fajar, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 28 Desember 2020.
 
Dirinya menjelaskan asal mula kampanye Pledge to Change berasal dari UOB ASEAN Consumer Sentiment Study yang menemukan bahwa 65 persen dari Gen-Y Indonesia telah melaporkan peningkatkan pengeluaran selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
Covid-19 telah mengubah cara konsumen Indonesia berbelanja. Kajian tersebut menyebutkan kaum muda Indonesia disebutkan telah membelanjakan lebih banyak uang mereka untuk suplemen kesehatan, diikuti oleh pembelian makanan seperti makanan yang dibawa pulang serta bahan makanan lainnya selama pandemi.
 
"Dengan semakin banyak orang yang bekerja dari rumah, ada pergeseran yang signifikan dari preferensi berbelanja di toko fisik sebelum adanya pandemi menjadi e-commerce dan hal ini mendorong konsumen menjadi pembeli yang impulsif," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Fajar mengklaim pihaknya berkomitmen menjadi perusahaan yang bertanggung jawab dan membantu sebanyak mungkin masyarakat agar menjadi lebih tangguh setelah pandemi berakhir. Diharapkan melalui kampanye Pledge to Change ini UOB dapat mendorong nasabah untuk memiliki perilaku keuangan yang lebih baik.
 
"Dan membuat mereka terhubung dengan individu lainnya saat mereka menyalurkan bantuan ketika dibutuhkan," pungkas Fajar.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif