Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Foto : BI.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Foto : BI.

Pembayaran Minimum Kartu Kredit Jadi 5%

Ekonomi bank indonesia kartu kredit
Husen Miftahudin • 14 April 2020 20:33
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memberikan pelonggaran kebijakan kartu kredit terkait dengan nilai pembayaran minimum. Langkah ini merupakan instrumen kebijakan sistem pembayaran bank sentral yang ditujukan untuk memperluas penggunaan transaksi pembayaran secara nontunai dalam memitigasi dampak virus korona (covid-19) di Indonesia.
 
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan nilai pembayaran minimum kartu kredit menjadi lima persen dari total tagihan, awalnya 10 persen dari total tagihan. Ketentuan ini mulai berlaku pada 1 Mei hingga 31 Desember 2020.
 
"Selain itu BI juga melakukan penurunan batas maksimum suku bunga, besaran denda keterlambatan pembayaran, serta mendukung kebijakan penerbit kartu kredit untuk memperpanjang jangka waktu pembayaran bagi nasabah," ujar Perry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 14 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait penurunan batas maksimum suku bunga, bank sentral juga melakukan penyesuaian dari 2,25 persen per bulan menjadi dua persen per bulan. Penurunan batas maksimum suku bunga ini berlaku pada 1 Mei 2020.
 
Bank Indonesia juga melakukan penurunan sementara besaran denda keterlambatan pembayaran, dari tiga persen atau maksimal Rp150 ribu menjadi satu persen atau maksimal Rp100 ribu. Ketentuan ini berlaku pada 1 Mei hingga 31 Desember 2020.
 
Kemudian BI juga mendukung kebijakan penerbit kartu kredit untuk memperpanjang jangka waktu pembayaran bagi nasabah yang ekonominya terdampak pandemi covid-19 di Indonesia.
 
"Mekanismenya menjadi diskresi masing-masing penerbit kartu kredit. Ini berlaku pada 1 Mei sampai dengan 31 Desember 2020," tutup Perry.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif