Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Analis: Isu Kenaikan BBM Tak Pengaruhi IHSG

Insi Nantika Jelita • 15 Agustus 2022 09:09
Jakarta: Sinyal terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dinilai tidak berdampak signifikan pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
 
Analis Central Capital Futures Wahyu Tri Laksono mengatakan sepanjang tahun ini pergerakan IHSG positif, saat Wall Street dan Eropa anjlok. IHSG pun diperkirakan stabil berada di level 7.000-7.100.
 
"Soal BBM isu yang wajar. Secara domestik, kurang signifikan terhadap IHSG. Kenaikan harga BBM pun sepertinya masih relatif diterima masyarakat umum," ungkapnya kepada wartawan, dilansir Mediaindonesia.com, Senin, 15 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Wahyu, dalam beberapa hari ini terjadi pergeseran ekspektasi pasar. Dari kecemasan inflasi menjadi kecemasan resesi. Dari kecemasan agresivitas The Fed, menjadi harapan netral. "Investor global masih melihat fundamental kita better sebagai alternatif kapital. Jadi, IHSG masih berpotensi lebih baik," imbuh dia.
 
Baca juga: Masyarakat Diminta Siap-siap Jika Harga BBM Naik

Faktor lainnya adalah keyakinan dan kepercayaan pemerintah dalam kebijakan yang pro pasar dan selama ini cukup mendukung pergerakan IHSG. Dia menyoroti kebijakan Bank Indonesia yang menahan suku bunga, dengan asumsi inflasi masih terjaga.
 
"Ini juga bisa dibaca sebagai hal positif di saat banyak negara di dunia sedang berjuang melawan inflasi yang menguat," papar Wahyu.
 
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan sinyal harga BBM subsidi akan naik. Tanggungan negara terhadap subsidi BBM semakin berat, jika terus dikucurkan. Bahkan, diperkirakan menembus Rp600 triliun. Bahlil menyebut harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2022 ditetapkan sebesar USD63 per barel. Sementara itu, harga minyak dunia rata-rata sudah menembus USD105 per barel pada Juli lalu.
 
"Sampai kapan APBN kita akan kuat menahan subsidi yang lebih tinggi? Sampaikan ke rakyat rasa-rasanya untuk menahan terus dengan harga BBM seperti ini, kita harus siap-siap dengan kenaikan," pungkas Bahlil.
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif