European Central Bank (AFP/Daniel ROLAND)
European Central Bank (AFP/Daniel ROLAND)

September, Bank Sentral Eropa Diperkirakan Turunkan Suku Bunga

Ekonomi bank central eropa ekonomi eropa uni eropa
Angga Bratadharma • 20 Juli 2019 19:04
Brussels: Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) diperkirakan membuka pintu untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan pada September 2019. Adapun Dewan Pengatur ECB akan bertemu pada pekan depan di Frankfurt setelah data inflasi zona euro untuk Juni datang lebih tinggi dari yang diharapkan minggu ini yakni di angka 1,3 persen.
 
Mengutip CNBC, Sabtu, 20 Juli 2019, akan tetapi tingkat inflasi tersebut tetap jauh di bawah tingkat target bank sentral. Sedangkan ECB membuat ketidakpastian politik dan ekonomi yang lamban melawan faktor eksternal, yang telah menyebabkan nada dovish akhir-akhir ini dari Presiden ECB Mario Draghi.
 
S&P Global Ratings Economists Marion Amiot dan Sylvain Broyer mengharapkan ECB memangkas suku bunga simpanan sebesar 10 basis poin setelah pertemuan September, dan berpotensi melanjutkan pelonggaran kuantitatif (QE) dalam bentuk pembelian aset 15 miliar euro (USD16,85 miliar) pada Oktober.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ekonomi Eropa masih berkembang pada 'gigi rendah', dengan aktivitas layanan yang kuat di satu sisi. Tetapi tidak ada pemulihan yang jelas di bidang manufaktur di sisi lain," kata Amiot dan Broyer, dalam sebuah catatan.
 
Ekonomi Jerman dan Italia, yang dianggap sebagai kekuatan utama manufaktur Eropa, berada dekat dengan wilayah resesi dan tetap rentan terhadap beberapa risiko eksternal, seperti Brexit, perang dagang AS-Tiongkok, ketegangan antara AS dengan Iran, perlambatan ekonomi Tiongkok, dan potensi tarif AS pada mobil Eropa impor.
 
Ekonom S&P memproyeksikan bahwa pelemahan manufaktur cenderung membebani sektor jasa yang kuat. Adapun saat ini, suku bunga ECB pada operasi refinancing utama, fasilitas pinjaman marjinal, dan fasilitas deposito masing-masing nol persen, 0,25 persen, dan minus 0,40 persen.
 
Terhadap latar belakang perlambatan ekonomi global dan tekanan inflasi yang lemah, S&P mengharapkan ECB untuk menyesuaikan panduan suku bunga acuan guna mengakomodasi penurunan suku bunga 10 basis poin (bps) pada September.
 
"Bias ke bawah akan memungkinkan ECB untuk menurunkan suku bunga segera setelah September 2019. Hal itu jika euro menguat pada kebijakan yang lebih longgar oleh sistem Federal Reserve AS dan ekspektasi inflasi berbasis pasar tidak meningkat tajam dari posisi terendah saat ini," catatan itu menjelaskan.
 
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih murah. Dia mengatakan di awal bulan ini Amerika Serikat harus menyamai apa yang diakukan negara-negara lain terkait melemahkan mata uang mereka. Hal itu lantaran Trump menilai AS mendapat perdagangan yang tidak adil.
 
Komentarnya telah mendorong spekulasi bahwa Presiden dapat memerintahkan penjualan dolar AS, yang mendekati level tertinggi selama multidekade. Menurut Dana Moneter Internasional (IMF) penjualan itu setidaknya enam persen lebih kuat dari yang dijamin oleh fundamental ekonomi.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif