Kepada Hamid, Jokowi menawarkan kerja sama bidang farmasi hingga energi terbarukan. "Terutama di bidang berkaitan dengan keamanan, maritim, pendidikan, batu bara dan ini tadi saya juga menawarkan kerja sama bidang obat-obatan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (2/11/2015).
Tawaran Jokowi direspons, Pemerintah India mengharapkan adanya implementasi dari kerja sama tersebut. Hamid beranggapan, Indonesia dan India merupakan salah satu negara besar dan pasar terbesar di Asia. Kerja sama di berbagai sektor bisa lebih menguatkan kedua negara.
"Ini juga tadi wapres India juga menyampaikan agar ada tindak lanjut dan implementasi untuk dibentuk taskforce di sini dan India. Kalau hubungan ini bisa diperkuat dan diperluas. Maka bisa memberi manfaat bagi kedua negara," beber suami Iriana ini.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan penting bagi Indonesia untuk melakukan kerja sama di bidang obat-obatan. Mengingat harga obat di India jauh lebih murah dibandingkan di Tanah Air. Namun, kata dia, kerja sama tersebut bukan dalam bentuk impor obat-obatan.
"Bukan impor, tapi kerja sama antara farmasi di Indonesia dengan India. Ini masih akan dibicarakan lagi," tutur Retno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News