Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)

Bursa Saham AS Berakhir Merekah

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 13 Juli 2019 07:00
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih tinggi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), mengakhiri minggu dengan catatan yang kuat. Penguatan dapat terjadi di tengah optimisme yang luas pada potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve dan indeks harga produsen AS yang membaik.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 13 Juli 2019, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 243,95 poin atau 0,90 persen menjadi 27.332,03. Sementara S&P 500 naik sebanyak 13,86 poin atau 0,46 persen menjadi 3.013,77. Kemudian, indeks Komposit Nasdaq naik 48,10 poin atau 0,59 persen menjadi 8.244,14.
 
Saham Illumina anjlok lebih dari 16,1 persen, setelah raksasa bioteknologi AS mengurangi pedoman pendapatan setahun penuh ke tingkat pertumbuhan enam persen. Perusahaan juga mengatakan pendapatan kuartal kedua akan datang jauh dari harapan pasar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham Deutsche Bank naik lebih dari 2,5 persen, setelah bank investasi Swiss UBS meningkatkan status saham bank Jerman dari jual menjadi netral. UBS mengatakan rencana restrukturisasi yang terakhir akan didukung oleh regulator, yang mengarah pada risiko/imbalan yang lebih seimbang dari skenario yang ada.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor industri naik hampir 1,7 persen, memimpin kenaikan. Ada harapan pemangkasan suku bunga AS bisa segera dilakukan termasuk perang dagang bisa cepat terhenti demi mendukung gerak pasar saham.
 
Sementara itu, selama kesaksiannya di depan Kongres, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral akan selalu melakukan apa yang benar untuk ekonomi AS dan menyerukan Kongres untuk menaikkan batas utang pada waktu yang tepat.
 
Di sisi ekonomi, Biro Statistik Tenaga Kerja mengatakan, indeks harga produsen AS naik 0,1 persen pada Juni, kenaikan yang sama dengan Mei. Indeks naik 1,7 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Juni, tingkat kenaikan terendah sejak naik 1,7 persen pada Januari 2017.
 
Sementara itu, Departemen Keuangan Amerika Serikat mencatat defisit anggaran federal melebar menjadi USD747 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun fiskal 2019. Adapun angka itu naik sebanyak 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya.
 
"Tiga pengeluaran teratas untuk sembilan bulan, dari Oktober hingga Juni, adalah USD780 miliar untuk jaminan sosial, USD512 miliar untuk pertahanan nasional, dan USD485 miliar untuk perawatan kesehatan," menurut data dari Pernyataan Bulanan Kementerian Keuangan.
 
Pengeluaran federal meningkat menjadi USD3,36 triliun pada periode tersebut atau naik sebanyak 6,6 persen dari setahun lalu. Sementara pendapatan tumbuh menjadi sebesar USD2,61 triliun atau naik sebanyak 2,7 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif