Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jepang Lebih Pilih Pertahankan Suku Bunga

Ade Hapsari Lestarini • 30 Juli 2019 13:17
Tokyo: Bank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ), memilih untuk mempertahankan suku bunga yang sangat rendah pada hari ini.
 
Melansir Xinhua, Selasa, 30 Juli 2019, langkah ini dilakukan untuk mendukung perekonomian mereka di tengah prospek global yang tidak pasti.
 
Apalagi keputusan ini datang menjelang kenaikan pajak konsumsi yang direncanakan dari delapan persen menjadi 10 persen pada Oktober, karena inflasi masih jauh di bawah target bank sebesar dua persen.

Dewan kebijakan bank sentral pada akhir pertemuan dua hari, juga memutuskan bahwa kelanjutan dari tingkat kebijakan jangka pendek minus 0,1 persen akan dipertahankan sebagaimana adanya. Hasil jangka panjang pun dipertahankan mendekati nol persen.
 
Bank sentral juga memilih untuk terus meningkatkan kepemilikan obligasi pemerintah pada laju tahunan sekitar 80 triliun yen (USD735,75 miliar). Selain itu dewan juga memutuskan untuk tidak mengubah pembelian dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan aset lainnya.
 
Namun, pada akhir pertemuan penetapan kebijakan dua hari, BOJ menurunkan perkiraan inflasi dan proyeksi pertumbuhannya untuk tahun-tahun mendatang.
 
Penurunan peringkat dapat menjadi indikasi bahwa bersama dengan bank sentral utama lainnya seperti Federal Reserve Amerika Serikat dan Bank Sentral Eropa, BOJ dalam beberapa bulan mendatang mungkin bersiap untuk meluncurkan langkah-langkah pelonggaran tambahan untuk mendukung pertumbuhan di tengah hambatan ekonomi domestik dan global.
 
Hambatan ini adalah dalam bentuk masalah perdagangan internasional dan prospek global yang tidak pasti, serta kenaikan pajak konsumsi yang menjulang di sini pada bulan Oktober dari delapan persen menjadi 10 persen.
 
Kondisi ini diyakini akan membuat permintaan domestik dan pengeluaran bisnis berkurang, dengan kemungkinan hasil resesi, seperti halnya akibat kenaikan pajak yang telah terjadi sebelumnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan