Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

UE-AS Bahas Perdagangan Tanpa Isu Pertanian

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi eropa
16 April 2019 14:04
Brussels: Komisioner Perdagangan Eropa Cecilia Malmstrom mengatakan Uni Eropa (UE) siap memulai pembicaraan mengenai perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). Pembahasan itu dilakukan bertujuan untuk membuat kesepakatan sebelum akhir tahun.
 
Uni Eropa menyetujui dua bidang untuk negosiasi, yang ditentang oleh Prancis dan abstain dari Belgia. Tetapi pertanian tidak dimasukkan, membiarkan blok 28-negara itu berselisih dengan Washington, yang bersikeras untuk memasukkan produk-produk pertanian dalam pembicaraan.
 
Pemungutan suara Uni Eropa memungkinkan Komisi untuk memulai dua set perundingan -satu untuk memotong tarif barang-barang industri, yang lain untuk membuatnya lebih mudah bagi perusahaan untuk menunjukkan produk-produk yang memenuhi standar UE atau AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Malmstrom mengatakan dia sekarang akan menghubungi Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer untuk melihat kapan pembicaraan dapat dimulai. "Kami siap segera setelah mereka," kata Malmstrom dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 16 April 2019.
 
Seorang juru bicara Lighthizer menolak berkomentar. Tetapi Senator AS Chuck Grassley, Ketua Komite Keuangan Senat yang berfokus pada pajak dan perdagangan, mengatakan kesepakatan perdagangan AS-UE yang mengecualikan pertanian akan tidak mungkin untuk mendapatkan persetujuan di Kongres AS.
 
Hal itu karena begitu banyak anggota parlemen menginginkan akses pertanian ke Eropa. "Penghapusan tarif industri dan hambatan non-tarif hanya membuat kita menjadi bagian dari perjalanan ke sana, terutama ketika kita menghadapi hambatan besar terhadap perdagangan pertanian di UE," kata Grassley, seorang petani Iowa, dalam sebuah pernyataan.
 
Komisi Eropa mengatakan bersedia membahas mobil sebagai bagian dari pembicaraan barang industri, tetapi bukan pertanian. "Pertanian tentu tidak akan menjadi bagian dari negosiasi ini. Ini adalah garis merah untuk Eropa," kata Malmstrom.
 
Dia menambahkan Brussels akan berusaha untuk menyetujui apa yang menjadi kesepakatan terbatas sebelum masa Komisi berakhir pada 31 Oktober. "Jika kita setuju untuk memulai, saya pikir itu bisa berjalan cukup cepat," tambahnya.
 
Malmstrom menekankan bahwa kesepakatan tarif-tarif potensial jauh lebih tidak ambisius daripada negosiasi TTIP sebelumnya, yang terhenti setelah tiga tahun dan sekarang dianggap usang. Kedua belah pihak adalah mitra dagang terbesar satu sama lain. Aliran-aliran antara keduanya mewakili 30 persen dari perdagangan global.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif