Dikutip Metrotvnews.com, berdasarkan data Wall Street Journal, Selasa (30/12/2014), harga saham AirAsia naik 1,12 persen atau 0,03 ringgit Malaysia ke level 2,72 ringgit Malaysia pada pukul 15.52 waktu setempat.
Adapun volume perdagangan saham AIRA tercatat sebanyak 18.706.900 lembar saham dengan volume saham yang diperdagangkan selama 65 hari terakhir rata-rata adalah 8.863.394 lembar saham.
Sekadar informasi, pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ8501 hilang di lepas pantai Kalimantan dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura Minggu (29/12/2014).
Saham maskapai tersebut terkoreksi 13 persen ke posisi 2,56 ringgit per lembar saham, dan 8,2 persen lebih rendah pada pukul 09.38 waktu setempat pada awal perdagangan di bursa Malaysia, Senin 29 Desember 2014.
Target harga saham AirAsia pun kemudian dipangkas dari 3,15 ringgit menjadi 2,64 ringgit per lembar saham. Sementara saham AirAsia X Bhd tergelincir 6,6 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News