Dalam langkah yang komprehensif, BoJ mempertahankan target suku bunga jangka pendeknya di minus 0,1 persen dan berjanji untuk memandu imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah sekitar nol persen. Langkah ini sejalan dengan keinginan Pemerintah Jepang yang terus memacu laju pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, BoJ berjanji mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka waktu yang panjang. Keputusan mempertahankan suku bunganya dibuat oleh 7-2 suara, dengan anggota dewan Goushi Kataoka dan Yutaka Harada tidak setuju.
"Perekonomian Jepang berkembang moderat," kata BoJ dalam pernyataan yang mengumumkan keputusan kebijakan, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 19 September 2018. Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan mengadakan konferensi pers pada pukul 3.30 sore waktu setempat untuk menjelaskan keputusan kebijakan lebih rinci.
Adapun inflasi yang rendah memaksa BoJ untuk mempertahankan stimulus besar lebih lama dari yang diharapkan, di mana BoJ mengambil tindakan pada Juli untuk membuat kerangka kebijakannya berkelanjutan seperti kemungkinan imbal hasil obligasi untuk bergerak lebih fleksibel di sekitar targetnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News