Lippo Group Investasi Rp628 Miliar ke Tencent

Dian Ihsan Siregar 26 Juni 2018 19:42 WIB
lippo cikarang
Lippo Group Investasi Rp628 Miliar ke Tencent
Tencent. Dok: AFP.
Jakarta: Lippo Group mengumumkan investasi senilai Rp628 miliar atau setara 350 juta dolar Hong Kong di Tencent. Tencent merupakan perusahaan raksasa internet dari Tiongkok dan perusahaan terbuka terbesar kedelapan di dunia. Tencent, pemilik WeChat, juga memiliki saham di beberapa perusahaan berbasis internet ternama seperti Snapchat dan Spotify dan perusahaan teknologi Tesla.

"Investasi ini menegaskan komitmen Lippo dalam transformasi digital dan investasi di revolusi industri keempat," ucap Direktur Lippo Group Rudy Ramawy, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 26 Juni 2018.

Menurut dia, investasi Rp628 miliar dari Lippo ke Tencent terdiri dari saham Tencent dan equity-linked notes (ELNs). Investasi ini dilakukan oleh anak perusahaan investasi Lippo di Hong Kong.

Akhir tahun lalu, Tencent menjadi perusahaan Tiongkok pertama yang melewati kapitalisasi pasar USD500 miliar, sempat melewati Facebook sebagai perusahaan terbesar kelima di dunia.

Co-founder Tencent Ma Huateng, yang dijuluki Pony Ma adalah orang terkaya ke-17 di dunia dengan aset mendekati USD50 miliar, empat peringkat di bawah co-founder Google Sergey Brin. Pony Ma juga adalah wakil ketua di lembaga legislatif Kongres Rakyat Nasional Tiongkok.

Ada tiga pilar dalam bisnis Tencent -aplikasi pesan WeChat, waralaba mobile gaming terbesar di dunia serta ekosistem yang dibangun di atas 1 miliar penggunanya di mana Tencent mampu menawarkan layanan yang biasanya diberikan perusahaan-perusahaan Silicon Valley yang tidak beroperasi di Tiongkok.

"Tencent juga memiliki layanan seperti Netflix bernama Tencent Video yang merupakan layanan streaming terbesar di Tiongkok dengan konten ekslusif seperti perandingan NFL dan seri HBO Game of Thrones. Tencent Video menggandakan basis pelanggannya tahun lalu ke lebih dari 40 juta pelanggan," sebut dia.

Di Indonesia, sembilan sektor unik Lippo tengah mendorong transformasi digital. Selain itu, Lippo telah membentuk kelompok investasi digital untuk meletakkan fondasi yang kuat untuk revolusi industri keempat.

"Ini termasuk Venturra Capital yang telah berinvestasi dalam 24 perusahaan start-up dalam dua tahun terakhir, mataharimall.com, dan OVO, platform pembayaran dan pemasaran terkemuka di Indonesia," pungkas dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id