Indeks teknologi S&P 500, yang mencakup Apple Inc, akan mencapai USD5 triliun dalam waktu sekitar dua bulan jika pertumbuhannya mampu mencapai 16 persen pada 2017 secara berkelanjutan di kecepatan yang sama. Tentu membutuhkan sejumlah sentimen positif dari waktu ke waktu.
Apple sudah menjadi perusahaan publik yang paling berharga di dunia, dan bobotnya di S&P 500 dalam beberapa dekade terakhir telah disaingi hanya oleh Exxon Mobil dan Microsoft. Kapitalisasi pasar pembuat iPhone baru-baru ini mencapai rekor sebesar USD774 miliar setelah meningkat 27 persen di 2017 ini.
Jika Apple terus tumbuh pada tingkat itu maka kapitalisasi pasarnya akan mencapai USD1 triliun pada Oktober. Kondisi seperti ini yang menjadi incaran dari para investor. Tentu diharapkan kinerja Apple terus membaik dan nantinya memberi efek positif bagi pergerakan sahamnya.
.jpg)
Aktivitas di bursa Wall Street (REUTERS/Lucas Jackson)
"Investor melihat dalam jumlah besar di mana keributan terjadi di sekitar untuk memukul salah satu tingkat sewenang-wenang ini. Menekankan tonggak tersebut seringkali menarik lebih banyak investor," kata Analis Riset Ekuitas Senior Fort Pitt Capital Group Kim Forrest, seperti dikutip dari Reuters, Jumat 5 Mei 2017.
Apple menyumbang 4,9 persen saham S&P 500 pada September 2012, namun pangsa indeksnya telah turun menjadi 3,8 persen. Sebagai perbandingan, Exxon Mobil menyumbang 5,3 persen saham S&P 500 pada Desember 2008, sementara Microsoft secara singkat menyumbang 4,9 persen pada indeks di 2000.
Apple baru-baru ini menyumbang sekitar 15,1 persen saham terhadap indeks teknologi S&P 500, turun dari puncak 21,8 persen di 2012. Indeks teknologi baru-baru ini diperdagangkan 17,4 kali pendapatan yang diharapkan, turun sedikit dari sebulan yang lalu namun sebaliknya mendekati level tertinggi yang tidak terlihat sejak 2008, menurut Thomson Reuters Datastream.
Saham Apple mengalami penurunan tipis sebanyak 0,3 persen pada Rabu setelah perusahaan tersebut melaporkan hasil kuartal Maret pada Selasa dan mengatakan penjualan iPhone turun, mengejutkan investor. Namun, setidaknya empat analis menaikkan target harga saham mereka untuk Apple
.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda