Indonesia Disebut jadi Buruan Jepang, Tiongkok dan Korsel

Desi Angriani 07 September 2017 13:20 WIB
aseanmark plus
Indonesia Disebut jadi Buruan Jepang, Tiongkok dan Korsel
Founder & Chairman Markplus, Inc? Hermawan Kartajaya. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)
medcom.id, Jakarta: Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi magnet atau daya tarik bagi investor di negara-negara Adidaya. Hal itu dipicu oleh kondisi Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang melimpah, tingkat konsumsi yang tinggi serta kondisi politik yang stabil.

CEO MarkPlus Hermawan Kartajaya mengungkapkan, saat ini Indonesia menjadi buruan tiga negara terkuat di Asia yakni Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan (Korsel). Ketiga negara ini tengah mencari pasar yang potensial untuk mengembangkan investasi mereka.

"Indonesia menjadi salah satu negara yang dituju dan mereka berebut untuk masuk ke pasar Indonesia," katanya dalam acara The 3rd ASEAN Marketing Summit (AMS) 2017, di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis 7 September 2017.


Hermawan menuturkan banyak keuntungan uang bisa diperoleh Indonesia bila ketiga negara ini menambah investasinya. Indonesia dapat meniru Jepang yang sedang mengembangkan strategi bisnisnya dari berorientasi manufaktur (produk) ke jasa.

"Jepang merupakan saudara lama, banyak budaya Jepang yang patut kita tiru, misalnya dengan disiplin mereka dalam meningkatkan kualitas, dan keandalan produk serta prinsip kaizen-nya (semangat untuk memperbarui diri menuju arah kesempurnaan)," tutur dia.

Sementara Tiongkok sebagai kekuatan baru dunia terus menjalankan strategi ekspansi 'One Belt One Road' (OBOR) serta gencarnya menanamkan modal di luar negeri. Kemudian Korea merupakan negara yang fleksibel dan representasi dari negeri yang pintar dan kreatif. Indonesia bahkan bisa mempelajari bagaimana mengembangkan industri kreatif Tanah Air.

"Sebelumnya dunia melihat barang barang 'made in China’, namun sekarang justru Tiongkok-Iah yang invest pada berbagai. Jelas Korea dikenal oleh dunia global melalui pop-culture-nya, namun banyak hal yang kita harus belajar dari Korea," ungkap Hermawan.

Hermawan menambahkan, ada tiga keuntungan yang dapat diraih Indonesia lewat ajang yang digagas dengan tema "ASEAN & Indonesia: New Opportunities from the East".

Pertama, menjadi mitra investasi bagi Plus Three Countries. Karena investor dari Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan ini membutuhkan pengetahuan lokal tentang Indonesia yang belum tentu mereka pahami dengan baik.

"Keuntungan itu tak sebatas hanya aspek finansial, namun juga transfer pengetahuan, sistem, dan manajemen," tambah dia.

Kedua banyak perusahaan asing yang menggandeng mitra dari kalangan lokal Indonesia dalam hal mengurus pemasaran produk maupun jasa yang mereka keluarkan. Terakhir, perusahaan lokal di Indonesia memiliki kesempatan untuk memasarkan produk-produk dengan menggunakan jaringan internasional yang dimiliki Plus Three Countries tersebut.

"Sehingga sayap bisnis perusahaan pun dapat dikembangkan lebih melebar lagi," tandasnya.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360