OPEC Setuju Tingkatkan Produksi Minyak
Gedung OPEC (FOTO: AFP)
Wina: Negara anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) sepakat pada pertemuan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) untuk meningkatkan produksi minyak. Langkah ini dalam rangka menstabilkan pasar minyak dengan harapan bisa meningkatkan harga minyak di dunia.

"OPEC memutuskan untuk meningkatkan produksi minyaknya setelah pertemuan Jumat dan mengumumkan bahwa negara-negara akan berusaha untuk mematuhi tingkat kesesuaian keseluruhan OPEC-12, turun hingga 100 persen pada 1 Juli 2018," kata OPEC dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 23 Juni 2018.

Pernyataan itu gagal memberikan jumlah pasti mengenai peningkatan produksi minyak, tetapi pemangkasan hasil produksi minyak dari negara-negara anggota OPEC telah melampaui tingkat kesesuaian yang dipersyaratkan yang telah mencapai 152 persen pada Mei 2018.

Menteri Perminyakan Nigeria Emmanuel Ibe Kachikwu mengatakan kepada wartawan bahwa anggota OPEC meningkatkan produksi sekitar 700 ribu barel per hari. Sebelum keputusan meningkatkan produksi oleh OPEC, Presiden AS Donald Trump mengaku bahwa dia berharap OPEC memproduksi lebih banyak minyak.



Tentang jumlah peningkatan, negara-negara anggota memiliki beragam pendapat. Sebelum pertemuan, Arab Saudi mendukung proposal peningkatan produksi 1 juta barel. Sementara Iran mengatakan tidak akan meningkatkan produksi minyaknya, meski Teheran memiliki kemampuan untuk memompa lebih banyak lagi.

Beberapa anggota OPEC tidak dapat meningkatkan produksi minyak mentahnya dengan segera. Oleh karena itu, tingkat pertumbuhan produksi bisa menjadi proses yang relatif lebih lama dalam beberapa minggu mendatang. OPEC juga gagal memberikan rincian bagaimana akan mengalokasikan peningkatan produksi di antara negara-negara anggota.

Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazrouei mengatakan bahwa masih ada perbedaan antara negara-negara anggota tertentu. Oleh karena itu, keputusan tersebut belum diputuskan. Negara anggota OPEC dan produsen minyak dunia lainnya telah bersama-sama memangkas produksi minyaknya sejak 2017 untuk menyeimbangkan pasar.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id