Ilustrasi (AFP PHOTO/ODD ANDERSEN)
Ilustrasi (AFP PHOTO/ODD ANDERSEN)

Bursa Inggris Rontok, Saham Standard Chartered Turun

Ekonomi bursa saham brexit ekonomi inggris
23 Maret 2019 10:02
London: Saham-saham pada bursa saham Inggris berakhir lebih lemah pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terlihat dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 2,01 persen atau 147,72 poin menjadi 7.207,59 poin, dikuti saham perbankan Standard Chartered yang anjlok.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 23 Maret 2019, NMC Health, penyedia layanan kesehatan swasta, merupakan pemain berkinerja terburuk dalam saham-saham unggulan dengan harga sahamnya anjlok 6,05 persen.
 
Kemudian diikuti oleh saham Standard Chartered, perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris, yang jatuh 4,58 persen. Serta Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan pengemasan bergelombang terkemuka, turun 4,37 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, saham Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, meningkat 1,68 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi di antara saham-saham unggulan. Disusul oleh saham Next dan Kingfisher yang masing-masing menguat sebesar 1,20 persen dan 0,88 persen.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 460,19 poin atau 1,77 persen menjadi 25.502,32 poin. Indeks S&P 500 turun 54,17 poin atau 1,90 persen menjadi 2.800,71 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 196,29 poin atau 2,50 persen menjadi 7.642,67 poin.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor material dan keuangan masing-masing jatuh 2,99 persen dan 2,77 persen, memimpin penurunan. Sementara utilitas naik sekitar 0,7 persen, satu-satunya sektor yang menguat.
 
Saham Nike menukik lebih dari 6,6 persen pada penutupan, berada di antara saham yang berkinerja terburuk di Dow Jones. Perusahaan pakaian olahraga AS itu melaporkan hasil kuartalan pada Kamis malam, dengan pertumbuhan penjualannya di Amerika Utara gagal memenuhi perkiraan.
 
Saham Boeing jatuh 2,8 persen setelah laporan mengatakan bahwa maskapai penerbangan Garuda Indonesia membatalkan pesanannya untuk 49 pesawat Boeing 737 Max. Kondisi itu mau tidak mau memberikan tekanan terhadap pergerakan saham, dan membuat bos Boeing berencana ke Jakarta untuk membahas hal tersebut.
 
Ekonomi zona euro kehilangan momentum lagi pada Maret, hanya berkembang secara moderat karena produsen melaporkan penurunan tertajam mereka selama enam tahun, kata penyedia informasi global IHS Markit pada Jumat.
 
Menurut laporan IHS Markit, di Jerman, aktivitas bisnis tumbuh pada tingkat paling lambat sejak Juni 2013 dengan pesanan baru menurun untuk bulan ketiga berturut-turut. Di Prancis, aktivitas bisnis turun untuk ketiga kalinya dalam empat bulan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif