Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga Acuan
Presiden European Central Bank Mario Draghi (DANIEL ROLAND/AFP)
Frankfurt: Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama di zona euro atau tidak berubah dibandingkan dengan posisi sebelumnya. Keputusan ini diharapkan memberi efek positif dari sisi moneter guna memperbaiki gerak ekonomi yang sedang tidak menentu.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 27 Oktober 2018, suku bunga dasar zona euro akan tetap di 0,00 persen, dengan suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga deposito yang tersisa masing-masing di 0,25 persen dan minus 0,40 persen. ECB berharap suku bunga utama akan tetap pada tingkat saat ini, setidaknya hingga musim panas 2019.

Meski demikian, ECB memastikan akan melakukan apa saja yang diperlukan untuk memastikan konvergensi tetap berjalan secara berkelanjutan dari inflasi yang berada di bawah tetapi dekat dengan target dua persen dalam jangka menengah. Hal itu diharapkan guna menekan sejumlah risiko yang bisa muncul dan menekan perekonomian.

Bank sentral Eropa menegaskan kembali bahwa pembelian aset bersih bulanan akan dipotong hingga 15 miliar euro dari Oktober hingga akhir Desember 2018 dan bahwa pembelian bersih akan berakhir. Keputusan itu dalam rangka menjaga kebijakan moneter tetap mendukung pertumbuhan ekonomi di Eropa.

Sebelumnya, ECB meluncurkan uang kertas baru pecahan 100 euro dan 200 euro yang akan mulai beredar pada 28 Mei 2019. Adapun uang kertas pecahan 100 euro dan 200 euro baru adalah dua denominasi terakhir dari seri mata uang eropa setelah 5 euro, 10 euro, 20 euro, dan 50 euro.

Uang kertas baru tersebut berukuran lebih kecil dari versi saat ini. Anggota Dewan Eksekutif ECB Yves Mersch dalam pidatonya mengungkap kehadiran uang kertas baru 100 euro dan 200 euro yang baru, seluruh set uang kertas euro akan terus menawarkan perlindungan yang kuat terhadap pemalsuan.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id