Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Dolar AS Terangkat Optimisme Perang Dagang

Ekonomi dolar as
Ade Hapsari Lestarini • 13 Desember 2019 07:19
New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) meningkat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat. Adanya kemungkinan kemajuan masalah perdagangan AS-Tiongkok menyebabkan selera risiko yang lebih tinggi.
 
Melansir Xinhua, Jumat, 13 Desember 2019, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,37 persen ke level 97,4211 pada akhir perdagangan.
 
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1111 dolar AS dari 1,1138 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3132 dolar AS dari 1,3208 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6898 dolar AS dari 0,6888 dolar AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dolar AS dibeli 109,34 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9858 franc Swiss dari 0,9816 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3184 dolar Kanada dari 1,3164 dolar Kanada.
 
Di sisi lainindeks Dow Jones Industrial Average melonjak 220,75 poin atau 0,79 persen menjadi 28.132,05. Indeks S&P 500 naik 26,94 poin atau 0,86 persen menjadi 3.168,57. Indeks Komposit Nasdaq naik 63,27 poin atau 0,73 persen menjadi 8.717,32.
 
Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 naik dan mencetak keuangan sebesar dua persen, serta memimpin kenaikan. Sektor real estat turun 1,45 persen dan menjadi kelompok berkinerja terburuk.
 
Wall Street terus meneliti keputusan terbaru Federal Reserve tentang kebijakan moneter.

 
Bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan kisaran target tingkat dana federal di 1,5 persen menjadi 1,75 persen setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu. Hal ini sesuai dengan ekspektasi pasar.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif