Ilustrasi. Foto :  AFP.
Ilustrasi. Foto : AFP.

Pemerintah Arab Saudi Duga Pihak Iran Ikut Berperan

Ekonomi saudi aramco
Arif Wicaksono • 22 September 2019 15:08
Jakarta: Pemerintah Arab Saudi akan menunggu hasil lengkap dari investigasi sebelum menentukan reaksi terhadap serangan yang membakar dua kilang minyak terbesar di negara itu pekan lalu, yang diduga didalangi pihak Iran.
 
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan penyelidikan yang melibatkan ahli investigasi internasional itu akan membuktikan serangan 14 September 2019 itu berasal dari arah utara.
 
"Itu jelas senjata Iran, karena itu kami ingin Iran bertanggung jawab atas serangan ini," kata Jubeir yang menolak merinci tindakan spesifik yang akan diambil untuk merespons serangan itu dikutip dari Antara, Minggu, 22 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kerajaan akan mengambil langkah yang tepat berdasarkan hasil investigasi untuk menjaga keamanan dan stabilitas kami," ujar dia.
 
Riyadh tidak memercayai klaim Gerakan Al-Houthi dari Yaman yang mengaku menjadi otak serangan terhadap dua kilang minyak terbesar di dunia, yang juga telah memangkas separuh dari total produksi minyak Arab.
 
Serangan pekan lalu itu juga tercatat sebagai serangan terbesar terhadap kilang minyak di negara eksportir minyak terbesar di dunia itu.
 
"Kami yakin serangan itu tidak datang dari Yaman, itu datang dari utara," kata Jubeir.
 
Pemerintah Arab Saudi menyatakan dari investigasi yang telah dilakukan sejauh ini, penyerang menggunakan senjata Iran. Serangan itu juga berasal dari utara. Saudi memandang serangan terhadap fasilitas produksi minyaknya di Khurais dan Abqaiq sebagai ujian terhadap masyarakat global mengenai upaya menjaga ketertiban internasional.
 
Saudi juga kemungkinan akan menyuarakan serangan ini pada Sidang Umum Majelis PBB di New York, Amerika Serikat, pekan depan. Arab Saudi sedang berkonsultasi dengan negara-negara sekutu untuk
 
"Kerajaan menyeru masyarakat internasional untuk memikul perannya dalam mengutuk mereka yang mendukung tindakan ini, dan untuk mengambil posisi tegas dan jelas terhadap perilaku sembrono yang mengancam ekonomi global," katanya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif