Ilustrasi aktivitas penarikan uang tunai di sebuah ATM, Yunani. FOTO: AFP.
Ilustrasi aktivitas penarikan uang tunai di sebuah ATM, Yunani. FOTO: AFP.

Yunani Menuju Peringkat Investment Grade

Ekonomi ekonomi yunani
Ade Hapsari Lestarini • 28 Oktober 2019 08:13
Athena: Dua lembaga internasional telah meningkatkan peringkat kredit negara Yunani dalam beberapa hari terakhir. Ini akan membawa Yunani lebih dekat ke peringkat investasi setelah hampir satu dekade mengalami krisis ekonomi dan menerima dana talangan internasional.
 
Pada Jumat, lembaga pemeringkat AS Standard & Poor's (S&P) mengumumkan peningkatan peringkat Yunani satu tingkat menjadi BB- dari B +. Tiga tingkat lagi bagi Yunani untuk memperoleh peringkat investasi atau investment grade.
 
S&P pun mempertahankan pandangan positifnya untuk Yunani. Demikian seperti dilansir dari Xinhua, Senin, 28 Oktober 2019. Ini adalah peningkatan peringkat pertama untuk Yunani oleh lembaga pemeringkat kredit utama setelah perubahan pemerintahan pada Juli lalu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para ahli mengatakan kepada Xinhua dalam wawancaranya baru-baru ini bahwa "status sampah" dapat dicapai dalam waktu satu tahun.
 
"Satu tingkat sudah pasti belum cukup untuk membawa Yunani ke tingkat investasi, karena S&P selalu lebih ketat daripada yang lain terhadap ekonomi Yunani, tetapi itu mungkin terjadi tahun depan," kata profesor keuangan Dimitris Kenourgios di Universitas Athena kepada Xinhua.
 
Hal ini mengikuti peningkatan peringkat sepekan lalu yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat Jerman, Scope, ke BB dari BB-, juga dengan prospek positif.
 
"Sejak pemilihan pemerintah dDmokrasi Baru pada Juli, kita dapat melihat optimisme baru mengenai pemulihan ekonomi, tercermin dalam meningkatnya deposito bank, pertumbuhan pinjaman bisnis dan peningkatan harga properti komersial dan residensial," tutur analis Scope, Jakob Suwalski.
 
Dalam konteks ini, para ahli menganggap kemungkinan ekonomi Yunani muncul dari "status sampah" dalam satu tahun, sehingga obligasi-obligasinya mendapatkan peringkat investasi dan dapat diterima dalam program pembelian obligasi Bank Sentral Eropa, yang juga dikenal sebagai QE.
 
Nicola Mai, analis zona euro di reksa dana PIMCO, mengatakan Yunani dapat kembali ke peringkat investasi dalam enam hingga 12 bulan ke depan. Sementara Citigroup dalam laporannya mengatakan Yunani dapat berharap untuk lebih banyak peningkatan peringkat.
 
Kenourgios setuju dengan mengatakan bahwa jika semuanya berjalan baik, dalam 2020 dunia akan melihat "status sampah" Yunani, yang juga akan memungkinkan Yunani untuk bergabung dengan program QE Bank Sentral Eropa. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa cepat atau lambat Yunani akan segera bergabung.
 
Dia menambahkan dalam memenuhi target pertumbuhan dan surplus anggaran utama, serta mengurangi kredit macet dan menarik investor, adalah kondisi utama bagi Yunani untuk mendapatkan kembali peringkat investasi.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif