Saudi Aramco akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Saudi. Foto: AFP.
Saudi Aramco akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Saudi. Foto: AFP.

IPO Saudi Aramco Bakal Jadi IPO Terbesar di Dunia

Ekonomi saudi aramco
Nia Deviyana • 04 November 2019 13:38
Riyadh: Masuknya Saudi Aramco ke lantai bursa Riyadh berpotensi menjadi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) terbesar di dunia. Analis memperkirakan nilai perusahaan raksasa minyak tersebut bisa mencapai USD1,7 triliun.
 
Dengan angka tersebut, Aramco masih bernilai setidaknya 50 persen lebih tinggi dibandingkan perusahaan bergengsi di dunia seperti Microsoft dan Apple, yang masing-masing memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD1 triliun.
 
"Hari ini menandai tonggak penting dalam sejarah perusahaan dan kemajuan penting menuju pencapaian visi Saudi pada 2030, yakni diversifikasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Chairman Saudi Aramco Yasir al-Rumayyan seperti dilansir AFP, Senin, 4 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah bertahun-tahun menunda IPO, Aramco menyebut rencananya sebagai "tonggak bersejarah" bagi perusahaan paling menguntungkan yang berkontribusi pada produksi 10 persen minyak dunia.
 
Adapun penawaran umum saham yang sudah disetujui pemerintah merupakan rencana ambisius Pangeran Mohammed bin Salman agar negara tersebut tidak bergantung pada minyak dengan mengalihkan puluhan miliar dolar ke sejumlah proyek besar dan industri non-energi.
 
Namun, perusahaan BUMN itu belum menetapkan tanggal untuk listing dan mengatakan belum ada rencana untuk penjualan saham internasional. Mengutip India Todays, seorang sumber mengatakan perusahaan minyak raksasa itu bakal menawarkan 1-2 persen sahamnya di bursa lokal, dan diperkirakan dapat meraup dana sebanyak USD20 miliar hingga USD40 miliar.
 
Aramco awalnya diharapkan untuk menjual lima persen di dua bursa, domestik dan internasional dengan daftar pertama dua persen di bursa Tadawul Saudi, diikuti oleh daftar tiga persen di bursa luar negeri.
 
"Untuk bagian daftar (internasional), kami akan memberi tahu Anda pada waktunya. Sejauh ini hanya di Tadawul," kata Rumayyan.
 
Ada laporan bahwa perusahaan sedang berjuang untuk mendapatkan investor institusional, di tengah isu bearish untuk sektor energi.
 
"Fungsi penting IPO dalam negeri adalah untuk memproyeksikan kekuatan perusahaan terhadap pasar internasional," kata peneliti European Council on Foreign Relations, Cinzia Bianco.
 
Setelah IPO, Bianco mengatakan investor internasional akan sangat memperhatikan bagaimana kinerja Aramco di bursa domestik.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif