Opec. Foto : AFP.
Opec. Foto : AFP.

OPEC Diprediksi Turunkan Pasokan Minyak hingga Akhir 2020

Ekonomi minyak mentah opec
Arif Wicaksono • 19 Januari 2020 15:40
New York: Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya termasuk Rusia dan negara lainnya diprediksi memperpanjang pengurangan produksi minyak hingga akhir 2020 dari sebelumnya pada akhir Maret 2020. Pengurangan minyak dilakukan untuk menjaga kestabilan harga minyak dari kondisi oversupply (kelebihan pasokan).
 
Menurut sebuah catatan penelitian oleh bank investasi Swiss UBS AG sebagaimana dikutip dari Xinhua, Minggu, 19 Januari 2020, produksi minyak dari negara anggota OPEC akan turun pada tahun ini.
 
"Output minyak mentah dari OPEC akan turun menjadi 29,6 juta barel per hari pada 2020, turun dari 30 juta barel per hari pada tahun sebelumnya," kata UBS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UBS menjelaskan lemahnya permintaan minyak serta pertumbuhan pasokan dari negara-negara non-OPEC akan menyebabkan kelebihan pasokan minyak sekitar 600 ribu barel per hari pada paruh pertama 2020. Kondisi ini akan mendorong harga minyak mentah acuan Brent turun menjadi USD 60 per barel pada periode tersebut.
 
"Namun, pasar minyak internasional diperkirakan akan hampir seimbang atau sedikit kekurangan pasokan di paruh kedua 2020 berkat perbaikan fundamental," kata UBS.
 
Permintaan minyak dunia akan meningkat sebesar satu juta barel per hari pada 2020 atau lebih baik dibandingkan dengan produksi 900 ribu barel per hari pada 2019. Kenaikan permintaan sejalan dengan pertumbuhan permintaan minyak yang didorong oleh pasar negara berkembang.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif