Presiden European Central Bank Mario Draghi. FOTO: AFP
Presiden European Central Bank Mario Draghi. FOTO: AFP

Bank Sentral Eropa Pangkas Suku Bunga Simpanan

Ekonomi bank central eropa ekonomi eropa uni eropa
Antara • 13 September 2019 08:16
Frankfurt: Bank sentral Eropa (ECB) mengumumkan keputusan kebijakan penting yakni memangkas suku bunga simpanan sebanyak 10 basis poin menjadi minus 0,50 persen. Bahkan, ECB memulai kembali program pembelian aset (APP) pada laju bulanan 20 miliar euro (sekitar USD21,9 miliar) mulai 1 November.
 
"Suku bunga dasar zona euro dan suku bunga pada fasilitas pinjaman marjinal akan tetap tidak berubah pada level saat ini masing-masing 0,00 persen dan 0,25 persen," kata ECB, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 13 September 2019.
 
Dewan Gubernur ECB mengatakan sekarang mengharapkan suku bunga utama untuk tetap pada tingkat saat ini atau lebih rendah sampai telah melihat prospek inflasi secara konvergen mendekati tingkat yang cukup dekat tetapi di bawah 2,0 persen dalam horizon proyeksinya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembelian obligasi, yang pernah ditangguhkan pada Desember 2018, bank mengatakan, mereka mengharapkan program berjalan selama diperlukan untuk memperkuat dampak akomodatif dari tingkat kebijakannya, dan guna mengakhiri sesaat sebelum mulai menaikkan suku bunga utama ECB.
 
"Reinvestasi pembayaran pokok dari sekuritas jatuh tempo yang dibeli di bawah APP akan berlanjut untuk periode waktu yang lama setelah tanggal ketika ECB mulai menaikkan suku bunga utamanya, dan dalam hal apapun selama diperlukan," ungkap ECB.
 
Ini juga mengubah modalitas dari operasi refinancing jangka panjang yang ditargetkan secara triwulanan (TLTRO III) untuk menjaga kondisi pinjaman bank yang menguntungkan, memastikan kelancaran transmisi kebijakan moneter dan lebih jauh mendukung sikap akomodatif kebijakan moneter, termasuk perpanjangan jatuh tempo dari dua hingga tiga tahun.
 
ECB menambahkan sistem dua tingkat untuk remunerasi cadangan akan diperkenalkan, dengan bagian dari kepemilikan kelebihan likuiditas bank akan dikecualikan dari tingkat fasilitas deposito negatif, suatu langkah yang dipandang sebagai respons bank sentral terhadap kekhawatiran atas dampak dari suku bunga negatif pada bank.
 
Bank sentral terakhir memangkas suku bunga pada Maret 2016, ketika menetapkan suku bunga simpanan minus 0,4 persen. "Keputusan diambil sebagai tanggapan atas kelanjutan penurunan inflasi sehubungan dengan tujuan kami," kata Presiden ECB Mario Draghi.
 
Dia mengatakan data ekonomi yang masuk sejak pertemuan terakhir menunjukkan kelemahan yang lebih berlarut-larut dalam ekonomi kawasan euro, bertahannya risiko penurunan yang menonjol dan tekanan inflasi yang diredam.
 
Dalam kesempatan yang sama, Draghi juga mengumumkan perkiraan terbaru bank tentang pertumbuhan PDB tahunan kawasan euro, dengan proyeksi untuk 2019 dan 2020 direvisi turun menjadi masing-masing 1,1 persen dan 1,2 persen. Perkiraaan inflasi tahunan telah direvisi turun 1,2 persen pada 2019, 1,0 persen pada 2020 dan 1,5 persen pada 2021.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif