Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)

Dolar AS Pamer Kekuatan

Ekonomi dolar as
Angga Bratadharma • 17 Agustus 2019 10:03
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena sentimen terangkat oleh data yang kuat. Departemen Perdagangan AS mencatat pengeluaran konsumen AS meningkat pada Juli, karena penjualan ritel dan layanan makanan naik 0,7 persen menjadi USD523,5 miliar.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 17 Agustus 2019, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,01 persen menjadi 98,1554 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1095 dari USD1,1106 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2151 dari USD1,2110 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik hingga USD0,6781 dibandingkan dengan USD0,6775. Dolar AS membeli 106,28 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 106,12 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9783 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9769 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3269 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3323 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, harga saham di Wall Street lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), mengakhiri pekan ini dalam catatan positif. Hal itu terjadi karena kekhawatiran resesi berkurang dan pasar sedikit didukung oleh pelonggaran pasar obligasi AS serta serangkaian data ekonomi beragam.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 306,62 poin atau 1,20 persen menjadi 25.886,01. Indeks S&P 500 meningkat 41,08 poin atau 1,44 persen menjadi 2.888,68. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melesat 129,38 poin atau 1,67 persen menjadi 7.895,99.
 
Semua dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor industri naik lebih dari 1,9 persen, memimpin keuntungan. Seluruh 30 saham unggulan di Dow memperpanjang kenaikan. Saham Walgreens Boots Alliance dan JPMorgan Chase masing-masing naik 2,41 persen dan 2,40 persen, dua saham berkinerja terbaik.
 
Saham Nvidia melonjak 7,25 persen, setelah raksasa teknologi AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui perkiraan pasar, karena permintaan cip grafis khusus untuk video game.
 
Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun dan 30 tahun telah meningkat sepanjang Jumat waktu setempat, bangkit kembali dari kerugian mendalam di hari-hari sebelumnya, yang mengurangi kekhawatiran investor atas potensi resesi.
 
Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun naik menjadi 1,56 persen, memperlebar kesenjangannya dengan imbal hasil surat utang pemerintah dua tahun, yang mencapai 1,49 persen pada penutupan pasar.
 
Sementara itu, para pelaku pasar mencerna sejumlah data beragam sejak Kamis waktu setempat, di antaranya laporan pembelanjaan konsumen yang kuat pada Juli memberi pasar dukungan tepat waktu. Di sisi ekonomi, sentimen konsumen AS menurun pada awal Agustus menjadi 92,1, menandai level terendah sejak awal tahun, menurut survei konsumen Universitas Michigan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif