Sebuah perumahan di Tokyo, Jepang  (REUTERS/Kim Kyung Hoon)
Sebuah perumahan di Tokyo, Jepang (REUTERS/Kim Kyung Hoon)

Pasar Perumahan di Jepang Capai Titik Terang

Angga Bratadharma • 26 Agustus 2016 19:13
medcom.id, New York: Pasar perumahan Jepang kemungkinan akan bergerak moderat setelah investasi mengalami pertumbuhan tercepat dalam kurun waktu lima tahun di April-Juni. Namun, keuntungan dari belanja konsumen dan pekerja masih akan berlanjut hingga di tahun depan karena Bank of Japan (BoJ) menerapkan suku bunga negatif.
 
Sementara itu, BoJ dirayu secara kontroversi dengan mendorong tingkat suku bunga di bawah nol persen pada tahun ini. Kebijakan tersebut telah terbukti dan cukup terkenal karena pembeli rumah dan pemilik rumah mencari pendanaan untuk membiayai kembali hipotek.
 
Sedangkan naiknya harga properti lama membuat beberapa orang memilih untuk lebih cepat membeli daripada menunda pembelian. Hal itu mengangkat permintaan untuk barang-barang tahan lama seperti peralatan dan furnitur.

"Penjualan furnitur kami telah mengalami kinerja yang baik," kata Juru Bicara di Pengecer Ryohin Keikaku Co Mariko Ooguri, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/8/2016). Ia pun berharap agar laba usaha pada tahun ini bisa mengalami kenaikan sebanyak 10 persen.
 
Menurutnya pasar perumahan yang baik merupakan salah satu alasan mengapa bisnis furnitur tetap menjanjikan. "Kami telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meningkatkan pelatihan terhadap staf penjualan furnitur kami. Kami merasa ada ruang lebih banyak untuk pertumbuhan furnitur," kata Mariko.
 
Investasi perumahan swasta mengalami lonjakan sebanyak lima persen pada April-Juni, data Kantor Kabinet menunjukkan pada pekan lalu. Itu merupakan kabar langka yang baik dalam sebuah laporan Produk Domestik Bruto (PDB) yang menunjukkan ekonomi tersendat karena kinerja ekspor dan belanja modal yang lemah.
 
"Pasar perumahan dapat terus tumbuh untuk sementara waktu selama tingkat suku bunga yang rendah saat ini tetap," kata Ekonom Senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Hiroshi Miyazaki.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan