Adapun tujuan tersebut diwujudkan dengan membantu daerah-daerah di negara miskin, memberi subsidi bagi rumah tangga, memberikan voucher merchandise, serta beberapa langkah-langkah lainnya. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (27/12/2014).
Paket stimulus senilai 3,5 triliun yen (USD29,12 miliar) tersebut diresmikan dua minggu setelah kemenangan pemilu besar-besaran koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe, yang memberi mandat baru untuk mendorong "Abenomics" sebagai kebijakan stimulusnya.
Mengingat keuangan publik Jepang sedang morat-marit, pemerintah akan menghindari emisi pinjaman dana segar dan mendanai paket dengan uang yang diambil dari anggaran sebelumnya. Serta melalui penerimaan pajak yang telah melampaui perkiraan anggaran karena pemulihan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News