medcom.id, India: Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan mata uang Rupee dalam bentuk kertas berdenominasi 500 dan 1.000 akan ditarik dari sistem keuangan. Pengumuman kejutan itu dirancang untuk mengatasi korupsi dan penggelapan pajak.
"Untuk mematahkan cengkeraman korupsi dan uang gelap, kami telah memutuskan bahwa mata uang 500 dan 1.000 Rupee tidak lagi sah dari tengah malam yang 8 November (waktu setempat) ," kata dia seperti dilansir dari AFP, Rabu (9/11/2016).
Sejak berkuasa pada tahun 2014, Modi telah berjanji untuk menindak disebut uang hitam tumpukan besar kekayaan disembunyikan dari otoritas pajak dengan serangkaian langkah baru, termasuk 10 tahun penjara untuk para penghindar.
Sekretaris Keuangan Shaktikant Das mengatakan keputusan itu merupakan langkah yang sangat berani dan kuat dan sangat menentukan untuk melawan ancaman dari uang hitam dan penggunaan uang kertas palsu India.
Kepala RBI Urjit Patel mengatakan kepada wartawan bank sentral siap untuk mendapatkan catatan baru ke dalam sirkulasi cepat.
"RBI telah peduli dengan ancaman yang berkembang dari catatan mata uang palsu India yang telah meningkat dalam jumlah," kata Patel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News