Indeks Acuan Inggris Berakhir Melemah 1,05%
Ilustrasi (AFP PHOTO/Tolga AKMEN)
London: Saham-saham Inggris berakhir melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 75,98 poin atau 1,05 persen, menjadi 7.138,78 poin.

Mengutip Antara, Rabu, 14 Maret 2018, Antofagasta, kelompok pertambangan Chile, melonjak 3,02 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Glencore dan GKN, yang masing-masing naik 2,07 persen dan 1,39 persen.

Sementara itu, BT Group, perusahaan jasa telekomunikasi multinasional Inggris, mengalami kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,34 persen. Disusul oleh saham St James's Place, perusahaan manajemen kekayaan Inggris, yang merosot 3,22 persen, serta WPP, turun 3,01 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 171,58 poin atau 0,68 persen menjadi ditutup di 25.007,03 poin. Indeks S&P 500 berkurang 17,71 poin atau 0,64 persen menjadi berakhir di 2.765,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 77,31 poin atau 1,02 persen menjadi 7.511,01 poin.

Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2 persen pada Februari disesuaikan secara musiman, sesuai dengankonsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan. Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item atau barang naik 2,2 persen sebelum penyesuaian secara musiman.

Indeks untuk semua item dikurangi makanan dan energi meningkat 0,2 persen pada Februari, dan naik 1,8 persen selama 12 bulan terakhir, angka yang sama dengan dua bulan sebelumnya. Inflasi komoditi cukup jinak, seperti yang terlihat pada harga-harga pangan, bahan bakar dan mobil.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id