Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Harga Minyak Dunia Melemah Jadi USD66,52/Barel

Ekonomi minyak mentah
12 Juli 2019 08:02
New York: Harga minyak dunia terpantau lebih rendah pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Ini terjadi setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan permintaan minyak mentah untuk tahun depan.
 
Mengutip Antara, Jumat, 12 Juli 2019, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun USD0,23 menjadi USD60,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun USD0,49 menjadi USD66,52 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Permintaan minyak mentah OPEC diperkirakan rata-rata 29,3 juta barel per hari (bph) pada 2020, turun sekitar 1,3 juta barel per hari dari 2019, kata kartel minyak dalam sebuah laporan bulanan yang dirilis pada Kamis waktu setempat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan tersebut mengutip tren kenaikan produksi di luar grup yang menunjukkan surplus pasokan mungkin kembali meskipun ada pakta yang dipimpin OPEC untuk mengekang pasokan minyak mentah ke pasar.
 
Sebelumnya di sesi itu, harga minyak telah naik karena perusahaan-perusahaan minyak besar mulai menghentikan fasilitas produksi di Teluk Meksiko menjelang datangnya badai. Potensi badai di Teluk Meksiko telah meningkat menjadi badai tropis Barry, yang dapat menguat kekuatannya pada akhir pekan, kata Pusat Badai Nasional AS.
 
Pada Kamis waktu setempat, sekitar 53 persen produksi minyak di Teluk Meksiko dan hampir 45 persen produksi gas alam ditutup sebagai tindakan pencegahan, ungkap Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan AS.
 
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,88 poin atau 0,85 persen menjadi 27.088,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,84 poin atau 0,23 persen, menjadi 2.999,91 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 6,49 poin atau 0,08 persen menjadi 8.196,04 poin.
 
Di sisi ekonomi, klaim pengangguran AS turun minggu lalu ke tingkat terendah selama tiga bulan terakhir, menandakan pasar tenaga kerja yang kuat. Departemen Tenaga Kerja mengatakan dalam pekan yang berakhir 6 Juli, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran tercatat 209 ribu atau turun 13 ribu dari tingkat direvisi minggu sebelumnya.
 
"Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat naik 0,1 persen pada Juni, kenaikan yang sama dengan Mei," kata Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
 
Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item meningkat 1,6 persen sebelum penyesuaian musiman. Peningkatan dalam indeks untuk tempat tinggal, pakaian, serta mobil dan truk bekas lebih dari mengimbangi penurunan indeks energi untuk bulan ini.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif