Saham Boeing Anjlok Usai Lion Air Jatuh
Saham Boeing anjlok menyusul jatuhnya Lion Air. (FOTO: Ilustrasi AFP)
Washington: Harga saham Boeing anjlok hampir tujuh persen pada Senin waktu setempat. Merosotnya saham Boeing usai terjadi musibah jatuhnya Lion Air JT610.

Hubungan antara Lion Air dengan Boeing yakni, maskapai yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat itu menggunakan pesawat milik Boeing jenis 737 Max-8.

Melansir Washington Post, Selasa, 30 Oktober 2018, pesawat jenis Boeing 737 MAX8 ini baru dioperasikan oleh Lion Air. Lion Air menjadi pelanggan internasional penting bagi Boeing yang berbasis di Chicago. Melalui Lion, Boeing berharap bisa memperluas penjualannya di Asia Tenggara.

Adapun pada perdagangan Senin waktu setempat saham Boeing anjlok 23,68 poin atau setara 6,59 persen ke posisi USD335,59 per saham.

Saham Boeing sempat dibuka ke level USD360,55 per saham. Boeing sempat menyentuh level tertingginya di USD361,71 per saham.

Selain itu Boeing juga sempat menyentuh titik terendahnya di posisi USD326,63 per saham. Saat ini, kapitalisasi pasar Boeing tercatat sebanyak USD190,58 miliar dengan p/e ratio 19,59.

Mengutip laman resmi Boeing, Senin, 29 Oktober 2018, jenis pesawat milik Amerika Serikat (AS) ini diproduksi dan didesain oleh Boeing Commercial Airplane. Seri ini merupakan generasi keempat dari jenis 737.

Sementara untuk jenis Max-8 mempunyai spesifikasi kapasitas maksimum 210 penumpang, serta terdiri dari dua kelas dengan kapasitas penumpang rata-rata 162-178 kursi.

Pesawat ini mempunyai jarak tempuh sejauh 6.570 kilometer (km), panjang pesawat sebesar 39,52 meter, rentang sayap sebesar 35,9 meter, dan kekuatan mesin LEAP-1B keluaran CFM International.

Di Indonesia, pesawat jenis ini digunakan oleh Lion Air, Malindo Air, dan Garuda Indonesia. Pesawat jenis 737 Max tercatat paling cepat terjual dalam sejarah Boeing. Secara akumulasi tercatat ada 4.700 pesanan lebih dari 100 pelanggan di seluruh dunia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id