Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Jepang-AS Gelar Pembicaraan Perdagangan Putaran Pertama

12 April 2019 12:04
Tokyo: Menteri Ekonomi Toshimitsu Motegi mengatakan Jepang dan Amerika Serikat akan mengadakan pembicaraan perdagangan putaran pertama pada 15-16 April di Washington. Langkah itu diambil untuk menemukan cara-cara mengatasi kekhawatiran AS atas surplus besar yang dinikmati Jepang dalam perdagangan bilateral.
 
Presiden AS Donald Trump telah menjelaskan bahwa dia tidak senang dengan surplus perdagangan Jepang senilai USD69 miliar dengan Amerika Serikat -hampir dua pertiga dari nilai tersebut adalah ekspor mobil- dan menginginkan perjanjian dua arah untuk mengatasinya.
 
Mengutip Antara, Jumat, 12 April 2019, Motegi mengatakan bahwa ia bermaksud bertukar pandangan secara jujur dengan rekannya dari Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer serta mengadakan pembicaraan yang baik berdasarkan kepentingan nasional Jepang.

Perdana Menteri Shinzo Abe diperkirakan akan bertemu dengan Trump di Amerika Serikat pada akhir April, untuk pembicaraan tentang Korea Utara dan perdagangan Jepang-AS. Pertemuan itu diharapkan memberikan hasil positif terutama terhadap perekonomian dunia.
 
Sementara itu, AS dan Tiongkok secara umum telah menyepakati mekanisme pengawasan setiap aspek perjanjian perdagangan. Termasuk, mendirikan kantor penegakan hukum dari masing-masing negara. Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dalam siaran wawancara dengan CNBC.
 
Dia menekankan proses negosiasi terus mengalami kemajuan. Pada Selasa malam, dia melakukan panggilan khusus dengan Wakil Perdana Menteri (PM) Tiongkok, Liu He, yang dinilai cukup produktif. Diskusi akan berlanjut pada Kamis pagi waktu Washington.
 
"Kami cukup banyak sepakat tentang mekanisme penegakan hukum. Kami sepakat bahwa kedua belah pihak akan mendirikan kantor penegakan hukum yang menangani masalah bilateral," ujar Mnuchin, seraya menambahkan masih ada beberapa persoalan penting yang harus diselesaikan kedua belah pihak.
 
Mnuchin enggan menanggapi kapan kesepakatan dagang tercapai, atau apakah tarif AS terhadap komoditas Tiongkok senilai USD250 miliar akan dihapus. Hal itu tentu disayangkan lantaran Presiden AS Donald Trump belum lama ini mengatakan kesepakatan bisa tercapai sekitar akhir April. Namun, Mnuchin tetap menolak untuk mengungkapkan kerangka waktu negosiasi.
 
Dia menegaskan fokus AS saat ini ialah mendapatkan kesepakatan perdagangan yang tepat. "Segera setelah kami siap dan menyelesaikan perundingan, Presiden Trump akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Penting bagi kedua pemimpin untuk segera bertemu. Kami harap dapat terjadi dalam waktu dekat," pungkas Mnuchin.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan