Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Trump Diyakini Takkan Berlakukan Tarif untuk Mobil Eropa

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi eropa
Angga Bratadharma • 09 November 2019 19:04
Brussels: Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengungkapkan Amerika Serikat (AS) tidak akan mengenakan tarif pada mobil-mobil Eropa. Adapun Presiden AS Donald Trump memiliki waktu hingga 13 November untuk memutuskan apakah akan menerapkan pengenaan tarif baru pada pembuat mobil Eropa atau tidak.
 
Kondisi itu terjadi setelah Trump mengeluhkan bahwa impor mobil-mobil Eropa di AS menimbulkan ancaman keamanan nasional. Namun dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, Sueddeutsche Zeitung, Juncker yang memimpin badan eksekutif UE menegaskan, Trump tidak akan memberlakukan tarif baru.
 
"Trump akan sedikit mengacak-acak, tetapi tidak akan ada tarif mobil," kata Juncker kepada surat kabar Jerman itu, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 9 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hubungan dagang antara AS dan Uni Eropa telah tegang sejak Trump berkuasa. Bahkan, Trump mengakhiri negosiasi kesepakatan perdagangan dengan Eropa yang sedang dilakukan oleh Pemerintahan AS sebelumnya. Tahun lalu, Trump mengumumkan tarif baja dan aluminium di Eropa. Uni Eropa membalas beberapa bulan kemudian dengan bea atas barang AS.
 
Sementara itu, baru-baru ini, AS sudah mengumumkan tarif untuk barang-barang Eropa senilai USD7,5 miliar di Oktober. Keputusan tersebut diberlakukan usai mendapat keputusan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) saat berselisih dengan Uni Eropa mengenai subsidi untuk maskapai penerbangan.
 
Sebelumnya, Kepala Badan PBB yang bertanggung jawab untuk mempromosikan perdagangan di seluruh negara maju telah memperingatkan bahwa perang tarif antara Uni Eropa dan Amerika Serikat akan membuat ekonomi global mengalami resesi. Hal tersebut tentu diharapkan tidak terjadi demi kepentingan bersama.
 
"Itu berarti langsung menuju resesi. Semua ini menunjuk ke satu arah. Jika kita terus menggali lubang yang sama, kita akan melihat resesi besar," kata Direktur Eksekutif International Trade Center (ITC) Arancha Gonzalez, dalam sebuah wawancara setelah pertemuan dengan pejabat Komisi Eropa, di Brussels.
 
Tarif AS untuk produk-produk Eropa senilai USD7,5 miliar dijadwalkan mulai berlaku pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memberi wewenang kepada AS untuk mengambil tindakan balasan terhadap UE guna memperbaiki dekade-dekade sebelumnya terkait subsidi ilegal kepada produsen pesawat terbang Airbus.
 
Komisi Eropa, yang mengawasi kebijakan perdagangan untuk Uni Eropa, telah berulang kali mengatakan bahwa mereka ingin memasuki negosiasi dengan Amerika Serikat untuk menyelesaikan perselisihan tanpa menggunakan tarif. Komisi Eropa menilai tindakan itu penting guna meredam terjadinya perang dagang.
 
"Apa yang kita ketahui secara mendasar adalah bahwa tarif tidak menyelesaikan masalah," pungkas Gonzalez.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif