Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)
Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)

Aksi Ambil Untung Picu Harga Emas Berjangka Jatuh

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
20 Juni 2019 07:32
Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena para pedagang melakukan aksi ambil untung setelah sehari sebelumnya harga emas mencapai tingkat tertinggi dalam 14 bulan.
 
Mengutip Antara, Kamis, 20 Juni 2019, aksi ambil untung terjadi menyusul kenaikan di pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) yang didukung optimisme atas pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok pada akhir bulan ini di sela-sela KTT G20. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD1,9 atau 0,14 persen menjadi USD1.348,8 per ons.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang meningkat, investor dapat berhenti membeli aset-aset safe haven, seperti emas, karena mengalihkan investasinya ke saham-saham yang dinilai lebih menguntungkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sehari sebelumnya emas berjangka menguat menjadi ditutup pada level tertinggi dalam 14 bulan, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengisyaratkan penurunan suku bunga. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus pada Selasa 18 Juni naik USD7,8 atau 0,58 persen, menjadi USD1.350,7 per ons.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun sebanyak 3,5 sen atau 0,23 persen menjadi menetap di USD14,958 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD3,8 atau 0,47 persen menjadi USD805,8 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 38,46 poin atau 0,15 persen menjadi 26.504,00 poin. Indeks S&P 500 meningkat 8,71 poin atau 0,30 persen, menjadi 2.926,46 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 33,44 poin atau 0,42 persen lebih tinggi, menjadi 7.987,32 poin.
 
Saham American Express naik lebih dari satu persen, setelah Bank of America Merrill Lynch memberi peringkat beli kepada penyedia jasa keuangan tersebut, karena bank investasi terkemuka itu tetap bullish pada kekuatan merek perusahaan dan potensi pertumbuhan.
 
Saham Adobe melonjak lebih dari 5,21 persen, setelah raksasa perangkat lunak AS membukukan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal pertama, yang didorong oleh bisnis Creative Suite dan penawaran media digital yang kuat.
 
Sebanyak delapan sektor dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan menguat lebih dari satu persen, memimpin kenaikan.
 
The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga Federal Fund (FFR) stabil di kisaran 2,25 hingga 2,5 persen, namun mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga tahun ini, dengan mengatakan itu akan bertindak sewajarnya untuk mempertahankan ekspansi.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif