Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Bursa Saham Inggris Menguat 0,28%

Ekonomi bursa saham brexit ekonomi inggris
Antara • 11 Oktober 2019 09:48
London: Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 menguat sebanyak 0,28 persen atau 19,86 poin menjadi 7.186,36 poin.
 
Mengutip Antara, Jumat, 11 Oktober 2019, saham Antofagasta, sebuah perusahaan pertambangan tembaga, melonjak 4,47 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
 
Disusul oleh saham perusahaan pertambangan multinasional Inggris berbasis di Johannesburg Anglo American serta bank ritel dan komersial Inggris Lloyds Banking Group, yang masing-masing naik 3,98 persen dan 3,89 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Barratt Developments, salah satu perusahaan pengembangan properti terbesar di Inggris, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,71 persen.
 
Diikuti oleh saham Hargreaves Lansdown, perusahaan jasa keuangan, yang merosot 2,73 persen, serta Fresnillo, sebuah perusahaan tambang logam mulia berbasis di Meksiko, turun 2,27 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah putaran baru pembicaraan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Negosiasi dagang ini menjadi penting bagi kedua negara dengan harapan mencapai kata sepakat yang nantinya bisa menghentikan perang dagang.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 150,66 poin atau 0,57 persen menjadi 26.496,67. Sedangkan S&P 500 meningkat 18,73 poin atau 0,64 persen menjadi 2.938,13. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 47,04 poin, atau 0,60 persen, menjadi 7.950,78.
 
Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing naik 1,28 persen dan 1,02 persen, memimpin para pemenang. Sedangkan utilitas turun 0,12 persen, satu-satunya penurunan di antara kelompok.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif