Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Emas Dunia Kinclong di Tengah Ketegangan AS-Iran

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
25 Juni 2019 07:32
Chicago: Harga emas dunia naik pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) merosot, dengan harga emas ditutup di dekat level tertinggi enam tahun di sesi sebelumnya. Hal itu terjadi karena ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memicu pembelian safe haven.
 
Mengutip CNBC, Selasa, 25 Juni 2019, spot gold melonjak 0,6 persen menjadi USD1.408,23 per ons, menuju kenaikan sesi kelima beruntun. Harga emas mencapai USD1.410,78 pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), atau merupakan level tertinggi sejak awal September 2013. Emas berjangka AS naik 0,8 persen menjadi USD1.411,80 per ons.
 
"Ini adalah momentum kenaikan yang kuat dari minggu lalu bersama dengan pembelian ETF yang lebih tinggi dan dolar yang lebih lemah mendorong harga emas hari ini," kata analis INTL FCStone Edward Meir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepemilikan ETF yang didukung emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, melonjak 4,6 persen pada Jumat dari hari sebelumnya, kenaikan persentase satu hari terbesar sejak September 2008. Membantu daya tarik emas, dolar merosot setelah menghadapi penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Februari.
 
Federal Reserve AS dan bank sentral Eropa pekan lalu mengisyaratkan bahwa mereka terbuka untuk melonggarkan kebijakan guna menghadapi perlambatan ekonomi global, yang diperburuk oleh ketegangan perdagangan global. "Ketidakpastian geopolitik yang masih melekat di Teluk Persia juga memberikan dukungan terhadap harga emas," kata Meir.
 
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak mencari perang dengan Teheran, tetapi ketegangan tetap tinggi di antara musuh lama, dengan Washington akan mengumumkan sanksi signifikan terhadap Iran pada Senin waktu setempat.
 
Fokus pasar sekarang bergeser ke apakah Washington dan Beijing dapat menyelesaikan sengketa perdagangan mereka pada pertemuan puncak di Jepang minggu ini dari para pemimpin dari Kelompok 20 ekonomi dunia terkemuka.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 8,41 poin atau 0,03 persen menjadi 26.727,54 poin. Indeks S&P 500 turun 5,11 poin atau 0,17 persen menjadi 2.945,35 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 26,01 poin atau 0,32 persen lebih rendah menjadi 8.005,70 poin.
 
Pekan lalu, the Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga federal fund atau Federal Funds Rate (FFR) di 2,25 persen hingga 2,5 persen. Namun Fed mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga tahun ini, dengan mengatakan akan bertindak sewajarnya untuk mempertahankan ekspansi.
 
Para pelaku pasar percaya bahwa pemotongan suku bunga Fed akan menjadi kepastian pada Juli, karena probabilitas pelonggaran dalam suku bunga the Fed tetap 100 persen pada Senin 24 Juni, menurut alat FedWatch CME Group.
 
Powell dijadwalkan akan membahas tantangan yang dihadapi ekonomi AS dan kebijakan-kebijakan bank sentral pada Dewan Hubungan Luar Negeri di New York City pada Selasa waktu setempat.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif