Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

OPEC Ragu Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Menyusut

Ekonomi minyak mentah opec
Angga Bratadharma • 13 September 2019 08:01
New York: Harga minyak dunia turun pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pelemahan terjadi karena laporan terbaru mengungkapkan negara-negara pengekspor minyak utama (OPEC) ragu-ragu apakah akan memperdalam pengurangan pasokan minyak mentah atau tidak sehingga menekan harga.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 13 September 2019, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun USD0,66 menjadi USD55,09 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun USD0,43 menjadi USD60,38 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengadakan pertemuan ke-16 dari Komite Pengawasan Bersama Menteri (JMMC) pada Kamis waktu setempat di Abu Dhabi, Ibu Kota Uni Emirat Arab.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Energi Arab Saudi yang baru diangkat Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan kepada wartawan bahwa Kerajaan akan mempertahankan pengurangan produksinya sampai akhir tahun untuk ditinjau lebih lanjut selama pertemuan JMMC berikutnya pada Desember.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena Wall Street mencerna keputusan moneter baru dari bank sentral Eropa (ECB), perkembangan terakhir pada skenario perdagangan AS-Tiongkok, dan sejumlah data ekonomi .
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 45,41 poin atau 0,17 persen menjadi 27.182,45. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 8,64 poin atau 0,29 persen menjadi 3.009,57. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 24,79 poin atau 0,30 persen menjadi 8.194,47.
 
Mayoritas dari 30 saham unggulan di Dow Jones diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan saham bellwether perdagangan tradisional 3M naik 1,49 persen, kinerja terbaik kedua dalam penghitungan. Perusahaan semikonduktor, yang pendapatan utamanya bergantung pada perdagangan dengan Tiongkok, juga memperpanjang kenaikan ringan.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor material naik lebih dari 0,7 persen, memimpin para pemenang. Ada harapan agar kondisi penguatan sham ini bisa terus terjadi di masa-masa yang akan datang.
 
Di sisi lain, ECB memutuskan untuk memangkas suku bunga simpanan sebanyak 10 basis poin menjadi -0,5 persen dan meluncurkan program pembelian obligasi besar-besaran pada Kamis waktu setempat untuk menopang perekonomian zona euro yang merosot. ECB akan membeli aset bersih 20 miliar euro (setara USD21,9 miliar) per bulan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif