WTO Siap Dengar Keluhan tentang Tarif Tinggi Trump

Angga Bratadharma 24 November 2018 15:02 WIB
perdaganganekonomi amerikawto
WTO Siap Dengar Keluhan tentang Tarif Tinggi Trump
World Trade Organization (Foto: World Trade Organization)
New York: Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) siap untuk mendengar keluhan dari berbagai negara mengenai tarif baja dan aluminium baru dari Amerika Serikat (AS), termasuk keluhan dari Washington atas pengenaan tarif pembalasan.

Mengutip AFP, Sabtu, 24 November 2018, Badan Penyelesaian Perselisihan atau Dispute Settlement Body (DSB) WTO setuju membentuk panel untuk meninjau keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memukul garis panjang negara-negara dengan tarif 25 persen pada baja dan 10 persen pada aluminium.

DSB membuat panel terpisah atas keluhan Uni Eropa, Tiongkok, Kanada, Meksiko, Norwegia, Rusia, dan Turki, setelah AS mengatakan tidak akan setuju dengan satu panel untuk mendengar semuanya. DSB setuju permintaan Washington untuk adanya tiga panel guna memutuskan legalitas tarif pembalasan yang dikenakan oleh Kanada, Tiongkok, Meksiko, dan Uni Eropa.

DSB juga menyetujui permintaan AS untuk panel yang akan dibuat untuk meninjau langkah-langkah tertentu oleh Tiongkok yang berkaitan dengan perlindungan hak kekayaan intelektual. Adapun Trump telah membenarkan tarif tinggi dengan klaim bahwa arus besar impor ke Amerika Serikat mengancam keamanan nasional.

Washington menerapkan pengecualian WTO yang jarang digunakan yang memungkinkan suatu negara untuk mengambil tindakan apapun yang dianggap perlu untuk melindungi kepentingan keamanan utamanya. Namun, langkah AS tersebut telah menimbulkan kegaduhan di perdagangan dunia karena tarif yang dikenakan terlalu tinggi.

Berbicara dalam sebuah pertemuan, Duta Besar AS Dennis Shea memperingatkan tentang risiko yang diajukan ke sistem penyelesaian perselisihan WTO ketika seorang anggota menentang tindakan yang diambil untuk melindungi kepentingan keamanan esensial.

Delegasi AS juga memperingatkan bahwa setiap tinjauan tindakan yang diambil untuk alasan keamanan nasional akan merusak legitimasi dan bahkan kelangsungan hidup WTO secara keseluruhan. Lonjakan tarif telah meningkat menjadi perang dagang antara AS dan Tiongkok serta menimbulkan ketegangan perdagangan antara Washington dan negara lainnya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id