Reaktor nuklir Akademik Lomonosov milik Rosatom. (FOTO: dok ist)
Reaktor nuklir Akademik Lomonosov milik Rosatom. (FOTO: dok ist)

Tenaga Nuklir Terapung Rosatom Perlahan Dihidupkan

Ade Hapsari Lestarini • 12 Desember 2018 16:20
Murmansk: Reaktor nuklir Akademik Lomonosov milik Rosatom saat ini sudah dihidupkan sebesar 10 persen dari kapasitasnya. Unit reaktor nomor satu dari satu-satunya Unit Daya Apung (Floating Power Unit/FPU) di dunia tersebut kini ditambat di daerah Atomflot (perusahaan Rosatom), Murmansk.
 
Para teknisi telah menyelesaikan semua operasi persiapan yang diperlukan dan melakukan semua penilaian yang diperlukan sebelum prosedur power start-up tersebut dilakukan.
 
"Kami berhasil mengadakan tes FPU sesuai jadwal. Kami yakin pada musim gugur berikutnya, kami akan dapat menarik Akademik Lomonosov ke Pevek sesuai rencana," kata CEO Rosatom Alexey Likhachev, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Desember 2018.

Menurut dia pembangkit listrik tenaga nuklir terapung adalah solusi ideal untuk menggerakkan daerah-daerah terpencil. Pihaknya menganggap proyek ini sebagai produk baru yang tidak hanya cocok untuk wilayah Arktik Rusia yang terisolasi, tetapi juga untuk sejumlah negara di seluruh dunia.
 
"Hari ini kami menunjukkan kepada mitra potensial kami sebuah referensi teknologi di bidang reaktor daya nuklir kecil. Saya yakin meningkatnya permintaan akan  produk ini akan memperkuat posisi Rusia menjadi yang terdepan di industri  teknologi nuklir dunia," tambah dia.
 
Power start-up adalah serangkaian uji fungsi dan keamanan yang dilakukan terhadap reaktor Akademik Lomonosov. Serangkaian tes ini harus diselesaikan sebelum reaktor tersambung ke jaringan.
 
Tahap pertama pengujian dilaksanakan pada besaran 1-10 persen dari kapasitas reaktor dan dinaikkan hingga 110 persen dari kapasitas tersebut di tahap akhir pengujian. Dalam setiap tahapannya, berbagai mode operasi diuji untuk memastikan keamanan FPU.
 
Semua tes komprehensif dan prosedur persiapan FPU Akademik Lomonosov yang unik diharapkan selesai pada Maret 2019. Akademik lomonosov akan ditarik ke pelabuhan Pevek (kota paling utara Rusia) pada kuartal ketiga 2019.
 
Akademik Lomonosov akan beroperasi sebagai bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir terapung di Pevek, menggantikan kapasitas NPP Bilibino dan Chaunskaya CHPP.
 
Power start-up menjadi tonggak penting dalam proyek Rosatom untuk FPU generasi kedua, yaitu Optimized Floating Power Units (OFPUs), yang akan dibangun secara berangkai dan tersedia untuk diekspor.
 
Strategi Rosatom ialah mempertimbangkan penyediaan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung terbaru untuk pasar SMR yang paling menjanjikan di seluruh dunia. Sejauh ini, teknologi FNPP Rosatom sangat diminati oleh negara di daerah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara.
 
Akademik Lomonosov adalah proyek percontohan serangkaian unit tenaga modular kecil yang dapat dipindahkan. Proyek ini diproduksi untuk Rosenergoatom, anak perusahaan Rosatom yang bertanggung jawab atas pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan