Kanada Umumkan Tarif Pembalasan untuk Amerika Serikat
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (AFP PHOTO/Fred DUFOUR)
Kanada: Pemerintah Kanada akan membalas Amerika Serikat (AS) dengan tarif baru usai pemberlakuan administrasi Trump terkait tarif baja dan aluminium. Ada harapan agar AS melakukan kajian kembali terkait pengenaan tarif tersebut guna menekan terjadinya perang dagang di masa mendatang.

Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland menegaskan Kanada berencana untuk menampar tarif dolar untuk dolar di AS. Pajak impor yang diusulkan mitra NAFTA juga akan mencakup wiski, jus jeruk, dan produk makanan lainnya bersama tarif baja dan aluminium.

"Langkah-langkah pembalasan akan mencakup impor senilai USD16,6 miliar," kata Freeland, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 2 Juni 2018. Adapun produk yang ditargetkan akan dikenakan tarif antara 10 persen dan 25 persen.



Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menambahkan tarif Trump yang diumumkan oleh Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross merupakan penghinaan terhadap kemitraan keamanan antara AS dan Kanada. Sewajarnya AS melakukan kajian dalam rangka mendukung pertumbuhan perdagangan dunia.

Sebelumnya, Ross mengatakan tarif akan berlaku pada Kamis tengah malam ketika pengecualian yang ditetapkan sebelumnya untuk Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa akan berakhir. "Tarifnya benar-benar tidak dapat diterima," tegas Trudeau, meskipun dia mencatat bahwa Kanada akan terus bernegosiasi dengan AS.

Trudeau memperingatkan tarif administrasi Trump yang akan segera diterapkan -25 persen pada impor baja dan 10 persen pada impor aluminium- akan merugikan ekonomi kedua negara. Kanada tersinggung dengan AS dan diharapkan AS benar-benar memperhatikan kepentingan bersama.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id