Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda menegaskan terkait tekad bank sentral Jepang untuk mempertahankan stimulus moneter besar-besaran, dengan inflasi masih jauh dari target dua persen yang ambisius. Di sisi lain, bank sentral Jepang terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi dan memacu target inflasi tersebut.
"Ekonomi Jepang terus pulih secara moderat dan menjadi tren. Adapun prospek, diharapkan untuk beralih ke ekspansi moderat," kata Kuroda, pada pertemuan kuartalan manajer cabang regional bank sentral, seperti dikutip dari Reuters, Selasa 11 April 2017.
Dalam laporan yang dikeluarkan setelah pertemuan tersebut, BoJ memutuskan untuk mempertahankan penilaian ekonomi kepada delapan daerah dari sembilan daerah di Jepang, dibandingkan dengan tiga bulan yang lalu dan merevisi penilaian untuk satu daerah.
Dua daerah, termasuk daerah untuk raksasa Toyota Motor Corp, mengungkapkan bahwa perekonomian mereka telah cukup memperluas dan merupakan pertama kalinya dalam sembilan tahun BoJ menggunakan bahasa optimistis untuk lebih dari satu wilayah.
Banyak produsen Jepang mendapatkan manfaat dari adanya permintaan luar negeri yang kuat untuk komponen elektronik dan pembuatan peralatan semikonduktor, kata laporan itu, dan menjadi petanda pemulihan ekonomi Jepang yang terus bergantung pada kinerja ekspor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News