Ilustrasi (AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL)
Ilustrasi (AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL)

Harga Minyak Dunia Melonjak Jelang Pertemuan OPEC

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 28 Juni 2019 08:02
New York: Harga minyak dunia naik tipis pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi lantaran investor melihat kesepakatan pengurangan produksi akan diperpanjang antara Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya dalam pertemuan minggu depan.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 28 Juni 2019, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik USD0,05 menjadi USD59,43 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik USD0,06 menjadi USD66,55 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Kedua belah pihak akan membahas kebijakan minyak mereka pada pertemuan yang dijadwalkan 1-2 Juli di Wina, dan memutuskan apakah akan memperpanjang perjanjian enam bulan tentang pemotongan produksi atau tidak, yang mereka tandatangani Desember lalu untuk memangkas 1,2 juta barel per hari.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Perminyakan Irak Thamer Ghadhban mengatakan kedua pihak diharapkan "menggulung" kesepakatan sebelumnya dan seruan untuk mengekang lebih banyak telah muncul. Langkah tersebut tentunya dengan harapan bisa menjaga stabilitas pasar minyak dunia dan membuat harga tidak kembali tertekan.
 
"Rollover setidaknya akan berada di level yang sama karena itu tidak terlalu efektif. Itu telah efektif ke level tertentu untuk meminimalkan kelebihan di pasar, tetapi sekarang ada ide atau panggilan untuk menyetujui bahkan lebih," kata Ghadhban.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 10,24 poin atau 0,04 persen menjadi 26.526,58. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 11,14 poin atau 0,38 persen menjadi 2.924,92. Indeks Komposit Nasdaq naik 57,79 poin atau 0,73 persen menjadi 7.967,76.
 
Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan untuk pekan yang berakhir 22 Juni, jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran naik menjadi 227 ribu atau meningkat tajam sebanyak 10 ribu dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
 
Produksi Domestik Bruto AS (PDB) tumbuh pada tingkat tahunan 3,1 persen di kuartal pertama setelah revisi, kata Departemen Perdagangan AS dalam perkiraan ketiga. Angka tersebut tetap tidak berubah dari estimasi bulan lalu, namun lebih tinggi dari 2,2 persen pada kuartal keempat 2018.
 
Sementara itu, National Association of Realtors mengatakan, indeks penjualan rumah yang tertunda, indikator berwawasan ke depan berdasarkan penandatanganan kontrak, naik sebanyak 1,1 persen menjadi 105,4 pada Mei. Angka tersebut naik dibandingkan dengan posisi 104,3 pada April.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif