Bendera Inggris dan bendera Uni Eropa  (REUTERS/Toru Hanai)
Bendera Inggris dan bendera Uni Eropa (REUTERS/Toru Hanai)

Brexit Buat Jepang Menjauh dari Uni Eropa

Angga Bratadharma • 05 September 2016 08:33
medcom.id, New York: Jepang telah memberikan peringatan kepada Inggris terkait keputusannya keluar dari Uni Eropa atau Brexit bisa mendorong lembaga keuangan Jepang untuk pindah dari London. Bahkan, perusahaan jepang mulai merakit kekhawatiran dan melakukan transisi untuk menjauh dari Uni Eropa.
 
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan dalam pertemuan puncak G20 di Tiongkok, satuan tugas (satgas) yang dibentuk Pemerintah Jepang menanggapi Brexit dengan peringatan adanya kemungkinan arus keluar untuk penelitan obat dan pengembangan investasi dari Inggris.
 
Data ekonomi terbaru menunjukkan dampak ekonomi dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa belum separah beberapa prediksi yang ada. Kondisi itu demikian terjadi, meski Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Minggu mengatakan bahwa ekonomi akan menderita akibat adanya keputusan tersebut.

"Sejak awal tugas, tiga pertemuan diadakan dan kami telah menyusun pesan (terkait Brexit), dengan kekhawatiran dari sektor swasta," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri, di sela-sela KTT G20, di Hangzhou, Tiongkok, seperti dikutip dari Reuters, Senin (5/9/2016).
 
Laporan Jepang, yang dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri pada Jumat, mengatakan bahwa ada sejumlah kekhawatiran termasuk lembaga keuangan Jepang yang memungkinkan untuk mengajukan permohonan status perusahaan di Uni Eropa akibat Brexit karena mereka kehilangan single paspor, yang merupakan hak untuk beroperasi di blok tersebut.
 
Hal ini juga menimbulkan adanya kekhawatiran atas kemudahan akses ke tenaga kerja terampil, tarif proteksi, dan status London sebagai pusat kliring untuk transaksi euro. Tentu hal semacam ini perlu menjadi pertimbangan agar Brexit tidak menimbulkan kerugian secar signifikan.
 
Perdana Menteri Theresa May dalam sebuah wawancara mengatakan, London pada Minggu mendatang berencana melakukan pembahasan untuk menentukan bentuk hubungan dengan Uni Eropa usai Inggris meninnggalkan blok itu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan