Jack Ma: E-Commerce Masa Depan Perdagangan Dunia
Jack Ma (Jewel Samad/AFP)
Jenewa: Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia Roberto Azevedo dan Ketua Eksekutif Alibaba Group Jack Ma kompak mengatakan bahwa teknologi tidak boleh ditakuti melainkan dimanfaatkan untuk mengembangkan perdagangan dan masyarakat. Teknologi bisa menjadi alat untuk memaksimalkan laju bisnis di masa-masa mendatang.

"Kami tidak dapat menghentikan teknologi. Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah merangkulnya," kata Ma, yang merupakan salah satu pembicara utama pada sesi pembukaan Forum Publik WTO 2018, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 6 Oktober 2018. Bahkan, Ma menambahkan masa depan perdagangan dunia adalah bisnis kecil dan e-commerce.

Sementara itu, Azevedo menilai, ke depan semakin banyak aktivitas perdagangan yang menggunakan platform digital. Cara-cara baru untuk mengirimkan produk akan terus mengalir. "Jenis layanan baru akan dibuat," kata Azevedo dalam pidato pembukaannya di forum tersebut.

Azevedo menggambarkan Ma sebagai salah satu pemimpin bisnis dan visioner yang paling luar biasa di zaman sekarang ini. Jack Ma telah disebut sebagai Advokasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan oleh PBB. Tahun ini forum empat hari WTO 2018 diberi judul 'Trade 2030 a Look Into the Future'.



Ma adalah salah satu pembicara utama pada acara pembukaan bersama dengan dua pengusaha muda yakni Kepala Lingkungan PBB dan mantan asisten Perwakilan Perdagangan AS yang juga perunding perdagangan, yang sekarang menjalankan koalisi layanan.

"Dalam 30 tahun ke depan, sebanyak 80 persen bisnis kecil akan mendapat manfaat dari globalisasi. Pada 2030, lebih dari 85 persen bisnis akan menjadi e-commerce. Sebanyak 99 persen perdagangan akan online dan kurang dari satu persen perdagangan akan offline," kata Ma.

Lebih lanjut, Ma mengatakan, sebagian besar perdagangan dunia saat ini terlihat dalam kontainer, sementara pada 2020 sebagian besar akan ada di paket. "Hari ini, kita lihat buatan Tiongkok, buatan Amerika Serikat, dan buatan Swiss. Pada 2030 kita lihat semua itu dibuat di Internet," pungkas Ma.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id