Pemerintah Italia Tidak Ubah Target Anggaran 2019
Ilustrasi (Marco Bertorello/AFP)
Roma: Pemerintah Italia menegaskan akan tetap dengan rencana anggaran belanja yang tinggi dan menolak panggilan Uni Eropa untuk merevisi target fiskalnya. Italia menargetkan angka defisit anggaran di 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), sebuah langkah yang kemungkinan mengirim getaran ke pasar modal domestik dan Eropa.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 17 November 2018, Pemerintah Italia juga mempertahankan asumsi pertumbuhannya untuk 2019, 2020, dan 2021 tidak berubah, meskipun Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mengklaim asumsi tersebut terlalu tinggi.

Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengatakan pemerintah akan tetap pada target anggarannya untuk 2019, tetapi menaikkan penjualan aset dan mempertahankan pengeluaran di cek. Selasa adalah batas waktu resmi bagi Pemerintah Italia untuk menyerahkan rancangan anggaran yang direvisi ke badan eksekutif Uni Eropa, Komisi Eropa.

Komisi Eropa membuat langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan lalu untuk menolak proposal anggaran rancangan Italia, yang menyatakan target belanja negara itu bertentangan dengan aturan Eropa. Komisi Eropa berharap Italia melakukan revisi dan menyesuaikan target ekonomi sesuai dengan aturan Uni Eropa.

Salvini dilaporkan mengatakan akan salah jika Uni Eropa mendenda negaranya karena melanggar aturan fiskal. "Mereka salah jika mereka bahkan hanya berpikir untuk menjatuhkan denda pada orang-orang Italia," kata Salvini.

Indeks saham Italia adalah pemain terburuk di Eropa di balik penolakan pemerintah atas seruan Eropa untuk adanya revisi rencana anggaran di 2019. Imbal hasil obligasi Italia 10 tahun berdetak sembilan basis poin (bps) lebih tinggi ke tertinggi tiga minggu menjadi 3,54 persen, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas meningkatnya eskalasi antara Roma dan Brussels.

Kekhawatiran seputar janji pengeluaran Italia -yang mencakup inisiatif untuk memperkenalkan pendapatan dasar universal dan pemotongan pajak- serta konfrontasi yang meningkat dengan Uni Eropa telah mengirim biaya pinjaman Italia lebih tinggi dan memperlebar kesenjangan antara imbal hasil obligasi Italia dan Jerman.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id