Sepert dikutip dari Reuters, Senin (10/8/2015) capaian ini didorong oleh kenaikan pendapatan melalui investasi luar negeri dan pendapatan dari pariwisata dengan kedatangan sejumlah turis karena pelemahan mata uang yen.
Ekonom Barclay Securities Jepang Yuichiro Nagai menuturkan capaian ini mencapai level tertingginya selama lima tahun terakhir.
“Level ini kembali ke level saat krisis global di 2007 sampai dengan 2008,” kata dia di Tokyo, Senin (10/8/2015).
Penyebab surplus karena adanya pergseran pendapatan dari dari surplus perdagangan kepada pendapatan penduduk dan kenaikan jumlah turis yang berkunjung.
Sehingga dalam setengah tahun ini, total surplus neraca berjalan mencapai 8,18 triliun yen atau level tertingginya semenjak 2010.
Surplus dari investasi luar negeri yang mencapai 10.5 triliun yen berhasil menutupi defisit neraca perdagangan yang mencapai 422 miliar yen. Sedangkan jumlah turis yang datang mencapai 527 miliar yen di setengah tahun pertama 2015.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News