2030, PDB Asia Diprediksi Capai USD28,3 Triliun
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Singapura: DBS Bank memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Asia pada 2030 akan mencapai USD28,3 triliun. Jumlah ini akan melampaui PDB yang dimiliki oleh Amerika Serikat (AS) yang hanya USD22,3 triliun pada tahun yang sama.

Chief Economist DBS Bank Taimur Baig mengaku percaya pada masa depan Asia yang cerah karena ukurannya yang besar, basis populasi besar, bonus demografis yang menguntungkan, tingkat tabungan tinggi, dan basis manufaktur yang mendominasi dunia.

"Negara di Asia juga memiliki stabilitas makroekonomi dan politik, dan rekam jejak pembangunan dalam beberapa dekade terakhir yang mengesankan," kata dia, dalam DBS Asian Insights Conference, di Marina Bay Sands Convention, Singapura, Jumat, 13 Juli 2018.

Selain itu, lanjutnya, Asia juga sangat beragam dengan campuran masyarakat tua dan muda, negara besar dan kecil, negara maju dan berkembang, dan mereka yang memiliki buffer makroekonomi secara kuat dan yang tidak.



Konsumsi Asia yang mendekati AS pada 2030 akan mendorong perekonomian wilayah ini. Pada 2017, konsumsi di Asia hanya USD6,6 triliun dibandingkan dengan AS yang USD12,1 triliun, namun pada 2030 konsumsi Asia diprediksi mencapai USD15,2 triliun dengan AS sebesar USD16,7 triliun.

Meski demikian, beberapa tantangan dan peluang struktural cenderung muncul sampai 2030 yang akan berdampak pada prospek ekonomi Asia. Bahkan, beberapa dinamika yang telah mendukung perkembangan ekonomi Asia dalam beberapa dekade terakhir mulai melemah.

"Ada banyak perubahan dalam lingkungan internasional. Kami mempertimbangkan usia, teknologi, sumber daya manusia, perubahan iklim, dan geopolitik selama dekade berikutnya untuk membayangkan Asia pada 2030," pungkas dia.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id