Ilustrasi (Jason Lee/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (Jason Lee/AFP/Getty Images)

AS Kembali Jual Beras ke Tiongkok Usai Perang Dagang

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
04 Juli 2019 14:03
Chicago: Seorang importir swasta di Tiongkok pekan lalu membeli beras Amerika Serikat untuk pertama kalinya, di tengah perang dagang antara kedua negara. Meski demikian, ada harapan agar perang dagang yang sedang terjadi bisa segera terhenti demi kepentingan bersama.
 
"Pengimpor Tiongkok membeli dua kontainer, sekitar 40 ton, beras grade medium dari Sun Valley Rice yang berbasis di California," kata Juru Bicara USA Rice Michael Klein, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 4 Juli 2019. Adapun USA Rice adalah sebuah kelompok dagang yang mempromosikan penjualan biji-bijian AS.
 
"Beras AS digiling dan dikemas ke dalam kantong untuk digunakan konsumen dan layanan makanan," kata Klein.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiongkok adalah pembeli utama kedelai dan babi AS sebelum perang perdagangan dimulai oleh Pemerintahan Trump. Presiden AS Donald Trump mengatakan Tiongkok telah sepakat untuk melakukan pembelian baru atas produk pertanian AS setelah dia bertemu dengan Presiden Xi Jinping, tetapi pembelian tanaman ekspor utama sejauh ini sulit dipahami.
 
Tidak begitu jelas apakah pembelian beras itu isyarat niat baik setelah pertemuan Trump-Xi. Kesepakatan beras tersebut menyusul penjualan 544 ribu ton kedelai AS ke Tiongkok yang dikonfirmasi minggu lalu oleh Departemen Pertanian AS, penjualan terbesar sejak Maret.
 
Tiongkok adalah petani dan konsumen beras terbesar di dunia, menghasilkan 148,5 juta ton biji-bijian pada tahun pemasaran 2018/19 dan mengimpor 3,5 juta ton. Amerika Serikat menghasilkan 7,1 juta ton beras pada 2018/19 dan mengekspor kurang dari tiga juta ton.
 
Para pejabat Tiongkok setuju untuk mengizinkan impor beras AS pada Juli 2017, setelah bertahun-tahun negosiasi. Tapi sengketa perdagangan yang hampir setahun terakhir antara kedua negara mengancam penjualan pertama.
 
"Itu tampak tidak pasti bagi kami untuk sementara waktu, dengan permusuhan bolak-balik. Kami akan memiliki pasar, dan melihatnya direnggut, atau begit ulah yang kami pikir," kata Klein.
 
Sun Valley Rice berharap kesepakatan itu menjadi dasar untuk lebih banyak penjualan beras AS ke China di masa mendatang, kata para perwakilan. "Sun Valley telah menjadi pemimpin dalam hal perdagangan pertanian dengan Tiongkok dan kami telah mengambil langkah pertama," kata Kepala Pemasaran Sun Valley Karen Leland.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif