Mengutip Antara, Jumat 12 Mei 2017, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap USD didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank setiap hari kerja.
Sedangkan kurs dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), meskipun data ekonomi dari negara tersebut positif.
Dalam pekan yang berakhir 6 Mei, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 236.000, turun 2.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang belum direvisi sebesar 233.000, kata Departemen Tenaga Kerja pada Kamis 11 Mei 2017).
Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengatakan bahwa Indeks Harga Produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik 0,5 persen pada April. Para analis mengatakan USD berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran setelah Presiden AS Donald Trump secara tak terduga mencopot Kepala Biro Penyelidikan Federal (FBI) James Comey.
Namun demikian, prospek greenback masih cerah karena data positif memperkuat spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,06 persen menjadi 99,614 pada akhir perdagangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News