Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyiratkan pakta perdagangan kedua dengan Tiongkok akan tertunda sampai pemilihan umum 2020. Adapun kesepakatan dagang fase pertama rencananya akan ditandatangani setelah 15 Januari.
Trump menyatakan pemerintahannya akan mulai menegosiasikan perjanjian berikutnya setelah tercapai kesepakatan fase satu. Namun, dia bilang butuh sedikit waktu untuk menyelesaikan perjanjian.
"Saya pikir, kemungkinan saya akan menunggu sampai setelah pemilihan. Karena dengan melakukan itu, saya pikir kita dapat membuat kesepakatan sedikit lebih baik, mungkin kesepakatan yang jauh lebih baik," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, yang dilansir dari CNBC International, Jumat, 10 Januari 2020.
Mengenai kesepakatan dagang fase satu, akan melibatkan beberapa pengurangan tarif, peningkatan pembelian barang-barang pertanian AS oleh Tiongkok, serta perubahan kekayaan intelektual dan aturan teknologi.
Trump mengatakan telah mencoba menghentikan perang dagang yang telah mengancam mata pencarian petani dan pemilik bisnis di AS yang bergantung pada perdagangan dengan Tiongkok. Trump menganggap industri pertanian sebagai konstituensi politik utama, dan pemerintahannya telah memberikan USD28 miliar bantuan kepada para petani.
Selama perang perdagangan, AS mengenakan tarif lebih dari USD500 miliar pada barang-barang Tiongkok. Sedangkan Beijing mengenakan bea masuk lebih dari USD100 miliar pada barang impor AS.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan