Bendera Jepang (REUTERS/Toru Hanai)
Bendera Jepang (REUTERS/Toru Hanai)

Penjualan Ritel di Jepang Alami Kenaikan di April 2017

Angga Bratadharma • 31 Mei 2017 08:15
medcom.id, Jepang: Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang mencatat penjualan ritel mengalami kenaikan lebih cepat dari yang diperkirakan pada 3,2 persen di April dan berada di atas pertumbuhan 2,3 persen dari yang diharapkan. Ada harapan agar kondisi itu bisa terus lebih baik di masa mendatang.
 
Mengutip CNBC, Rabu 31 Mei 2017, sebelumnya, data menunjukkan pengeluaran rumah tangga di Jepang mengalami penurunan sebanyak 1,4 persen pada April dibandingkan dengan tahun sebelumnya dalam hal harga disesuaikan secara riil, menurut data pemerintah, jauh di bawah perkiraan penurunan 0,7 persen.
 
Pada saat yang sama, tingkat pengangguran di negara tersebut bertahan stabil pada 2,8 persen di April, meskipun ketersediaan lapangan kerja naik ke level tertinggi sejak Februari 1974 karena rasio pekerja terhadap peserta turun menjadi 1,48 dari 1,45 pada Maret, data dari Kementerian Urusan Internal dan Komunikasi menunjukkan.


 
Sebelumnya, neraca transaksi berjalan Jepang kemungkinan tetap berada di garis hitam untuk bulan ke-33 berturut-turut pada Maret, didukung oleh pendapatan yang solid dari investasi luar negeri dan ekspor yang kuat, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan.
 
Surplus saat ini diperkirakan mengalami penurunan menjadi 2,643 triliun yen (USD23,35 miliar) pada Maret dari sebelumnya mengalami surplus sebesar 2.814 triliun yen di Februari, demikian jajak pendapat terhadap 16 analis.
 
Surplus perdagangan dan giro Jepang dengan Amerika Serikat (AS) akan diawasi ketat karena Presiden AS Donald Trump menjalankan kebijakan perdagangan proteksionisme. Dia sebelumnya menuduh Jepang melemahkan yen dengan sengaja untuk membantu meningkatkan ekspor.
 
Kementerian Keuangan Jepang akan mengumumkan data tersebut pada pukul 08.50 waktu Jepang di Kamis (2350 GMT, Rabu). Data perdagangan Maret Jepang menunjukkan ekspor naik pada laju tercepat dalam lebih dari dua tahun karena peningkatan pengiriman suku cadang mobil dan baja.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan