NEWSTICKER
G20 mengadakan pertemuan dua hari di Ibu Kota Arab Saudi. FOTO: AFP/FAYEZ NURELDINE
G20 mengadakan pertemuan dua hari di Ibu Kota Arab Saudi. FOTO: AFP/FAYEZ NURELDINE

Pertemuan G20

IMF: Virus Korona Bahayakan Pemulihan Global

Ekonomi imf Virus Korona ekonomi dunia ekonomi global
Angga Bratadharma • 24 Februari 2020 12:44
Riyadh: Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memberikan peringatan bahwa virus korona yang mematikan dapat membahayakan pemulihan ekonomi global yang sudah rapuh. Peringatan itu muncul ketika para kepala keuangan G20 menyuarakan keprihatinan nyata atas efeknya terhadap ekonomi.
 
"Pertumbuhan ekonomi global siap untuk rebound secara moderat ke level 3,3 persen tahun ini atau naik dari posisi 2,9 persen pada tahun lalu," kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, setelah pertemuan dua hari para menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral, seperti dikutip dari AFP, Senin, 24 Februari 2020, di Riyadh.
 
Tetapi pemulihan yang diproyeksikan itu rapuh, dia memperingatkan, di tengah kekhawatiran global atas meningkatnya kasus virus korona di beberapa negara, bahkan ketika Pemerintah Tiongkok mengunci jutaan orang di beberapa kota untuk mencegah penyebarannya, dengan dampak besar bagi ekonomi dunia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Virus Korona yang merupakan darurat kesehatan global telah mengganggu aktivitas ekonomi di Tiongkok dan dapat membahayakan pemulihan (ekonomi global)," kata Georgieva.
 
Virus itu sekarang telah merenggut lebih dari 2.400 nyawa di Tiongkok, memutus transportasi, mengganggu rantai pasokan, dan membunyikan alarm investor. Paris pada Jumat lalu mengumumkan sejumlah langkah untuk membantu perusahaan-perusahaan Prancis yang terkena dampak dari wabah tersebut.
 
"Kami siap untuk mengambil langkah-langkah tambahan jika perlu untuk mengatasi kemungkinan dampak yang memburuk pada ekonomi global. Risiko sekarang dikonfirmasi, dan begitu juga dampaknya terhadap ekonomi global, dan itu merupakan kepedulian nyata bagi semua anggota G20," kata Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, yang menghadiri pembicaraan G20.
 
Komisioner urusan ekonomi UE Paolo Gentiloni mengatakan G20 siap untuk bereaksi dengan kebijakan pro-pertumbuhan untuk mengurangi risiko penurunan. "Risiko utama adalah wabah virus korona dan ada konsekuensi bahwa wabah ini bisa dikaitkan dengan durasi epidemi," kata Gentiloni kepada wartawan di Riyadh.
 
Pada pertemuan di Arab Saudi, Arab menjadi negara pertama yang memegang kepresidenan G20, para pemimpin keuangan juga membahas cara untuk mencapai konsensus tentang sistem perpajakan global untuk era digital.
 
Beberapa pemimpin termasuk Le Maire menyuarakan harapan untuk perjanjian teknis guna memajaki raksasa digital -kunci pertikaian antara AS dan beberapa negara Eropa- pada Juli dan kesepakatan global yang lebih luas pada akhir 2020. Le Maire mengatakan perubahan iklim juga merupakan bagian dari diskusi G20 untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif